Banjir, Walikota Jakbar Gerak Cepat Evakuasi Lansia di Wilayah Kembangan

Langkah Walikota Jakarta Barat Meminimalisir Banjir di Wilayahnya

IMG 20260308 WA0011
Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah (kiri) turun ke lokasi banjir mengevakuasi warga Kembangan.

Satusuaraexpress.co | Jakarta — Hujan yang mengguyur Jakarta hari ini membuat beberapa wilayah banjir. Seperti yang terjadi di wilayah Kembangan, tepatnya di RT 01, RW 05 dan RT 07 RW 01. Pemukiman warga tersebut terdampak banjir dengan intensitas air yang cukup tinggi.

Mengetahui kondisi tersebut, Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah segera turun tangan. Meski dihari libur ia tetap melayani masyarakat yang terdampak banjir. Bersama dengan unsur tiga pilar ia terjun ke lokasi banjir untuk mengevakuasi lansia.

“Sekarang ibu disini, nunggu dulu ya,” ujar Iin kepada seorang lansia sambil menyambut kedatangan tim yang datang untuk membantu.

Evakuasi melibatkan tim yang terdiri dari Camat, Lurah, Danramil, Satpol PP, BPBD, perwakilan eksekutif daerah, PMI, Karang Taruna, Babinsa, serta tokoh masyarakat seperti RT. Evakuasi dilakukan dengan menyusuri lokasi terdampak hingga ke area paling dalam dekat JNE Kembangan Selatan. Ketika menyusuri wilayah, tim menemukan warga yang keluar dari rumah meminta bantuan karena ada orang tua yang perlu dievakuasi.

Baca juga : Komite Eksekutif Partai Buruh Gelar Aksi Unjuk Rasa di Depan Gedung DPR/MPR RI

“Kami langsung evakuasi warga ada Ibu, anaknya, dan suaminya, tiga orang yang sudah kami bawa ke tempat yang aman,” ujar Iin.

Untuk menangani kebutuhan kesehatan warga, tim telah bekerja sama dengan Pustu (Posyandu Terpadu) untuk melakukan pemeriksaan jemput bola. Di RT 7, beberapa warga dengan kondisi flu atau demam telah diperiksa, dan langkah selanjutnya akan dilakukan dengan memeriksa kondisi kesehatan warga yang mengungsi di lokasi pengungsian JNA pada malam hari.

IMG 20260308 WA0010

Mengenai langkah penanganan selanjutnya, pihak berwenang menjelaskan bahwa banjir merupakan masalah multidimensi. Secara teknis, akan dilakukan perbaikan saluran air agar dapat mengalir dengan baik dari hulu ke hilir. Selain itu, Pemprov DKI Jakarta telah merapalkan rencana pembangunan Waduk Polor yang akan dikelola oleh PAMJaya.

“Waduk ini yang diharapkan dapat mengurangi risiko banjir di wilayah Kembangan Selatan, khususnya di tiga RT pada RW 1 sekitar bendungan Polor. PAMJaya juga akan menangani penyediaan air bersih untuk warga terdampak, ” ujarnya.

Untuk pengaduan atau permintaan bantuan kesehatan, warga dapat menggunakan aplikasi Jaki atau menghubungi nomor darurat 112 untuk layanan BPBD dan penanganan darurat. Selain itu, komunikasi juga dapat dilakukan melalui Pak RT, Pak RW, hingga ke tingkat pelurahan, kecamatan, dan kota.

Baca juga : Sudin CKTRP Jakarta Utara Menyegel Dua Lapangan Padel karena Belum Memiliki Perizinan

Pemerintah akan memastikan bahwa warga terdampak baik yang masih tinggal di rumah maupun yang mengungsi mendapatkan logistik yang mencukupi, bekerja sama dengan Sudin Sosial, PMI, BASNAS, serta dukungan dari program CSR. Kebutuhan lain seperti kasur dan pengobatan juga akan dipenuhi sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Kami pemerintah harus hadir untuk membantu masyarakat. Kebutuhan darurat seperti logistik, evakuasi, dan pelayanan kesehatan menjadi prioritas utama agar warga mendapatkan bantuan dengan cepat, ” kata Iin.

Sementara, salah satu warga yang baru saja di evakuasi mengaku senang dan gembira. Ia sempat khawatir dengan debit air di tempat tinggalnya yang semakin tinggi. “Senang banget, senang banget ya sama Ibu Wali ya,” katanya.

Ia juga menyampaikan harapan untuk memberikan kekuatan kepada semua warga terdampak, menekankan pentingnya sikap tolong menolong dan kesabaran di tengah situasi sulit. Sebelum evakuasi, ia mengaku tidak mengetahui arah yang harus ditempuh, sehingga memilih untuk tetap berada di dalam rumah bersama suaminya.

Namun, ketika air mulai surut dan tim tiba, mereka akhirnya dapat masuk kembali ke dalam kamar setelah sebelumnya harus mengungsi karena genangan air yang masuk ke dalam rumah. Ia juga menyebutkan bahwa pagi harinya sempat makan terlebih dahulu, meskipun kondisi kakinya sedikit terganggu akibat kontak dengan air dan puing-puing yang terbawa arus.

“Kami sekeluarga mengucapkan terima kasih sama Ibu Wali Kota,” ujarnya dengan penuh rasa syukur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *