Satusuaraexpress.co | Jakarta — Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melakukan langkah konkret dalam meningkatkan pengawasan mutu guna memastikan kualitas produk perikanan yang beredar di masyarakat selama bulan suci Ramadan hingga Hari Raya Idul Fitri 2026. Pengawasan mutu dilakukan secara menyeluruh, mencakup seluruh tahapan mulai dari aktivitas produksi di hulu hingga proses pasca-produksi di hilir.
Kepala Badan Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan (Badan Mutu KKP), Ishartini menyampaikan bahwa jajaran Unit Pelaksana Teknis (UPT) di setiap provinsi melaksanakan penguatan pengawasan jelang Ramadan melalui serangkaian kegiatan, antara lain surveilan, inspeksi, serta pengujian laboratorium terhadap berbagai parameter keamanan pangan.
“Kegiatan pengawasan ini telah dimulai sejak pertengahan Januari dan akan berlanjut hingga memasuki bulan puasa, yang dilaksanakan oleh 46 UPT Badan Mutu KKP yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia, ” kata Ishartini, Selasa (3/3/2026).
Baca juga : KKP Pastikan Ketersediaan dan Stabilitas Harga Ikan Aman Selama Ramadan hingga Lebaran 2026
Di bagian hulu atau produksi primer, lokus pengawasan meliputi surveilan dan inspeksi penerapan Cara Budidaya Ikan yang Baik (CBIB) di berbagai tambak ikan, serta pemeriksaan pada kapal-kapal perikanan yang menjadi penyuplai rantai pasok baik untuk kebutuhan domestik maupun ekspor.
Sementara itu, di bagian hilir, pengawasan mutu difokuskan pada Unit Pengolahan Ikan (UPI) melalui surveilan dan inspeksi penerapan sistem Hazard Analysis and Critical Control Points (HACCP) serta Good Manufacturing Practices/Sanitation Standard Operating Procedures (GMP/SSOP).
“Beberapa UPT yang telah memulai kegiatan pengawasan mutu sejak tanggal 15 Januari antara lain Stasiun Pengawasan, Pengendalian, dan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan (PPMHKP) Bengkulu, Balai PPMHKP Medan II, Stasiun PPMHKP Pontianak, Stasiun PPMHKP Kendari, serta Balai PPMHKP Medan I, ” tuturnya.
Kepala Balai PPMHKP Medan, I Nandang Koswara menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan pengawasan terhadap budidaya tambak ikan serta pemantauan kondisi perairan Danau Toba.
“Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa produk perikanan dari wilayah tersebut dalam kondisi baik dan laik untuk dikonsumsi, ” terang Koswara.
Baca juga : KKP Mempercepat Target Swasembada Garam 2027 Lewat Tiga Strategi Utama
Senada dengan hal tersebut, Plt. Kepala Stasiun PPMHKP Kendari, Kasrida menyampaikan bahwa pengawasan mutu terhadap ikan yang dilakukan di atas kapal di pelabuhan Kendari juga menghasilkan hasil yang memuaskan. Produk ikan berkualitas dari wilayah ini siap untuk memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat di Sulawesi Tenggara selama bulan suci Ramadan.
Selain melalui inspeksi dan surveilan penerapan standar mutu serta keamanan pangan, pihak KKP juga melakukan serangkaian uji laboratorium untuk mencegah penyebaran penyakit yang ditularkan melalui makanan (food borne pathogen) kepada konsumen. Beberapa jenis uji yang dilakukan antara lain uji terhadap bakteri E. Coli, salmonela, listeria, serta uji untuk mendeteksi keberadaan histamin, formalin, logam berat, dan toksin.
“Semua upaya ini dilakukan dengan tujuan agar masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dengan tenang dan tanpa khawatir akan keamanan produk perikanan yang dikonsumsi, ” tutupnya.













