Satusuaraexpress.co | Jakarta — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta menyelenggarakan Kegiatan Sinergi Pentahelix dalam Penanggulangan Bencana Tahun 2026 di Aula Lantai 4 Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta, berlokasi di Gambir, Jakarta Pusat.
Acara yang dihadiri sekitar 300 tamu dan peserta ini menghadirkan berbagai unsur terkait penanggulangan bencana. Antara lain perwakilan dari BPBD Provinsi Jawa Barat, BPBD Provinsi Banten, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Direktur Penanggulangan Bencana dan Kebakaran Kementerian Dalam Negeri, Pangdam Jaya, Polda Metro Jaya, Direktur Eksekutif Sekretariat Bersama Mitra Praja Utama, serta Kepala BPBD Kabupaten/Kota di wilayah aglomerasi.
Selain itu, hadir pula perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov DKI Jakarta, badan usaha milik daerah (BUMD), lembaga kemanusiaan dan penanggulangan bencana, perguruan tinggi, serta pimpinan media.
Baca juga : Waspada Banjir Rob, BPBD DKI Jakarta Keluarkan Peringatan Dini
Pelaksana Harian Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Marulitua Sijabat, menjelaskan bahwa forum sinergi ini merupakan bentuk tawaran kolaborasi dari seluruh unsur pentahelix, guna menjadikan penanggulangan bencana di DKI Jakarta dapat dilaksanakan secara terpadu. Menurutnya, setiap unsur harus menjalankan peran masing-masing, bergerak dalam satu komando yang sama, dan bersama-sama melakukan upaya penyelamatan manusia dari ancaman bencana.
Marulitua menekankan bahwa kolaborasi tidak cukup hanya dibahas secara teoritis atau tertuang dalam dokumen. Ia mendorong agar seluruh pihak melakukan latihan bersama secara langsung, sehingga pola kerja sama dalam penanggulangan bencana benar-benar dapat diwujudkan dalam praktik.
“Pertemuan ini sinergis dengan pembahasan yang sebelumnya dilakukan bersama Baharkam pada awal Februari lalu. Melalui kegiatan diharapkan ada output yang nyata dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” ucapnya, Rabu (25/2/2026).
Ia juga menjelaskan bahwa BPBD DKI Jakarta memiliki kurang lebih empat program utama dengan sekitar 26 kegiatan yang dapat dilakukan secara bersama-sama. Program tersebut meliputi Program Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Program Kedaruratan dan Logistik, Program Rehabilitasi dan Rekonstruksi, serta Program Data dan Informasi Kebencanaan.
Baca juga : BPBD DKI Jakarta : Puncak Musim Hujan 2026 di Jakarta Diprediksi pada Bulan Maret
“Dari sekian banyak program dan kegiatan yang ditawarkan, BPBD DKI Jakarta berharap hal ini dapat disambut oleh para pemangku kepentingan dalam penanggulangan bencana, sehingga kerja sama multipihak, khususnya di DKI Jakarta, dapat terjalin dengan baik,” jelasnya.
Selama kegiatan, para peserta dibagi ke dalam kelompok-kelompok diskusi untuk menyampaikan pemikiran dan ide-ide terbaik mereka. Melalui sesi diskusi tersebut, diharapkan dapat muncul berbagai solusi inovatif dari unsur pentahelix yang hadir, guna memperkaya program dan kegiatan yang telah disusun oleh BPBD DKI Jakarta.
“Saya mengajak peserta untuk berpartisipasi aktif dalam Kegiatan Sinergi Pentahelix dalam Penanggulangan Bencana Tahun 2026, demi memperkuat kolaborasi dan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana di ibu kota,” tandasnya.













