Satusuaraexpress.co | Jakarta — Suku Dinas (Sudin) Bina Marga Jakarta Selatan telah melaksanakan penanganan terhadap masalah jalan berlubang secara masif sejak bulan Januari hingga awal Februari 2026. Sebanyak 2.531 titik jalan berlubang telah berhasil ditangani melalui penambalan, dengan tujuan utama menjaga keselamatan dan kenyamanan bagi seluruh pengguna jalan di wilayah tersebut.
Kegiatan perbaikan ini dilakukan berdasarkan dua sumber informasi utama, yaitu hasil pemantauan langsung yang dilakukan petugas di lapangan serta laporan pengaduan yang masuk dari masyarakat melalui aplikasi JAKI dan berbagai platform media sosial.
“Jumlah jalan berlubang yang sudah ditindaklanjuti dengan penambalan sebanyak 2.531 titik. Sementara itu, terdapat 161 titik yang belum ditindaklanjuti, namun sudah diberikan tanda menggunakan cat semprot,” jelas Kepala Sudin Bina Marga Jakarta Selatan, Rifki Rismal, Kamis (12/2/2026).
Ia menjelaskan bahwa potensi peningkatan jumlah jalan berlubang terus ada seiring dengan tingginya curah hujan yang mengguyur wilayah Jakarta Selatan. Saat ini, pihaknya sedang menunggu kondisi cuaca yang lebih kondusif untuk dapat melakukan perbaikan secara permanen pada beberapa ruas jalan yang mengalami kerusakan.
Baca juga : DPRD DKI Pergub Efisiensi Energi dan Air Bangunan Gedung di Jakarta
“Bagi ruas jalan yang kerusakannya telah menjalar hingga ke bagian struktur dasar, akan dilakukan perbaikan menyeluruh sampai ke lapisan struktur jalan tersebut, ” ujarnya.
Rifki memastikan bahwa pihaknya akan terus menjalankan program pemantauan dan penanganan jalan berlubang secara bertahap dan berkelanjutan. Langkah ini diambil untuk meminimalisir risiko terjadinya kecelakaan lalu lintas serta menjaga kelancaran arus lalu lintas di wilayah Jakarta Selatan.
Selain itu, ia juga mengimbau kepada seluruh pengendara kendaraan bermotor, terutama pengendara sepeda motor, untuk tetap menjalankan perjalanan dengan hati-hati dan mengatur kecepatan kendaraan. Hal ini penting mengingat masih terdapat sejumlah titik jalan yang belum dapat ditangani secara maksimal.
“Sesuai arahan pimpinan, secepatnya akan kami kerjakan secara maksimal. Penambalan dengan aspal juga terus kami lakukan setiap hari,” pungkasnya.













