Lebih Dekat Dengan Komunitas Sepeda Team Gowes Kembangan

IMG 20200810 WA0027
Sambil istirahat Komunitas Gowes Kembangan foto bersama di Kota Bunga, Bogor, Minggu (9/8/2020).

Pepatah bilang, “Sehat Itu Mahal”. Namun banyak masyarakat yang belum tahu pentingnya kesehatan. Melihat carut marutnya kendaraan disertai bunyi klakson dan asap dijalanan membuat paru-paru mudah kotor. Meski demikian, beberapa masyarakat mengimbangi kondisi tersebut dengan cara bersepeda saat weekend.

HERMAN, Satusuaraexpress.co

WAKTU menunjukkan jam 6 pagi. Dinginnya udara pagi masih terasa di tubuh. Di Gang Haji Asmar, Kembangan, Jakarta Barat, terlihat sekelompok pria berkumpul. Baju yang mereka kenakan nampak seragam. Tidak jauh dari mereka juga terlihat sepeda terparkir rapih.

Seiring berjalannya waktu, satu persatu orang dengan menggunakan sepeda berdatangan langsung bergabung dengan kelompok itu. Mereka merupakan anggota “Team Gowes Kembangan” dari wilayah Kembangan, Jakarta Barat.

Komunutas ini rupanya ingin melakukan gowes ke puncak Bogor. Gowes ini dilakukan untuk menjaga dan memupuk silahturahmi antara pemuda dan para orang tua kembangan Selatan dimana peserta merupakan ketua RT 02 dan RT 09.

Menurut mereka, dengan bersepeda dapat menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh serta menjadi pondasi dari terhindarnya berbagai penyakit disamping pola hidup yang sehat. Terlebih ditengah pandami Covid-19 seperti yang terjadi saat ini. Penerapan gaya hidup sehat dan pola berolahraga yang teratur menjadi cara untuk menjaga kesehatan, kebugaran dan daya tahan tubuh.

Komunitas ini berdiri pada tanggal 9 Juni 2020. Meski masih dibilang baru, komunutas ini sudah memiliki sebanyak 43 anggota. Bersepeda saat ini memang sedang menjadi primadona masyarakat Indonesia ditengah pandemi Covid-19. Komunitas Team Gowes Kembangan menjadi wadah untuk menyalurkan hobby dalam hal bersepeda itu.

“Awalnya hanya iseng. Karena peminatnya banyak, kami putuskan untuk membuat komunitas,” kata panitia pelaksana bang Aliusin.

Aliusin mengatakan, untuk menghilangkan kebosanan dan kejenuhan dalam bersepeda, ia bersama team membuat rute gowes sepeda dari Taman Bunga Nusantara Bogor menuju Istana Kepresidenan Bogor. Kemudian dilanjutkan kearah Taman Safari Bogor. Gowes kali ini berbeda dari yang rute biasanya yakni didalam kota. Selain rute itu, beberapa rute juga sudah pernah dilintasi.

“Uda sampe ke Situ Gintung dan Sungai-Sungai Cisadane. Kalau di Jakarta Barat udah di kelilingi semua,” tuturnya.

Untuk gowes jarak jauh Aliusin beserta team perlu menyiapkan secara umum yakni keperluan sepeda seperti ban dalam serta kunci-kunci untuk memperbaiki sepeda. “Dan yang pasti bawa bekal buat tubuh, terutama air mineral. Sedangkan cek kesehatan gak ada yang khusus. Untuk masalah fisik kembali ke teman-temen,” jelasnya.

Medan baru justru menjadikan tantangan tersendiri bagi komunitas ini untuk bisa menaklukkan. Biasanya, ketika ada waktu luang anggota komunitas ini akan berkumpul dan akan langsung menjalankan misinya. “Semua bisa bergabung, karena ini hobi yang menyenangkan,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *