Amerika Serikat Buat Baju dan Topi Ajakan “Boycott China” di China

Screenshot 2025 0429 120027
Amerika Serikat produksi baju boikot China di China.

Satusuaraexpress.co | China – Baju hingga topi bertuliskan “Boycott China” kini sedang laku dijual di pasar Amerika Serikat (AS). Pada model lain juga terdapat tulisan “Make America Great Again” (MAGA), yang merupakan tagline kampanye Presiden Donald Trump yang terkenal dengan slogan America First.

Namun uniknya, baju dan topi ajakan untuk memboikot China tersebut justru diproduksi di China.

Washington Post dalam laporannya menulis bahwa lebih dari 906 topi MAGA diproduksi di China, dengan biaya sekitar USD 1 per unit, lalu dijual seharga USD 25.

Baca juga : Edukasi Bahaya Pinjol, FSPTI-KSPSI DKI Jakarta Gandeng Ahli Keuangan di Acara Halal Bihalal

South China Morning Post bahkan menulis bahwa sejak 2019, pabrik-pabrik di Provinsi Guangdong dan Zhejiang mengalami lonjakan aktivitas pesanan baju bertuliskan slogan anti-China hingga 40x.

Diketahui, biaya produksinya hanya sekitar USD 1,50-2 per baju, namun dijual ke pasar Amerika Serikat seharga USD 10 atau dengan margin keuntungan sebesar 4005.

Menurut hasil survei YouGov pada 2020, 604 konsumen AS membeli produk dengan pesan politik sebagai ekspresi pribadi. Sekitar 35?c-nya lah yang benar-benar memperhatikan asal-usul produk tersebut.

Baca juga : Ketua BPPH Pemuda Pancasila Bekasi Desak Polres Bogor Tangkap Pelaku Penganiayaan Anggotanya

Artinya, selama produk cepat tersedia dan harganya terjangkau, sebagian besar konsumen tidak peduli apakah baju dan topi “Boycott China” dibuat di China atau Amerika Serikat.

Dikutip CNBC Indonesia, AS memang tercatat sebagai tujuan luar negeri tunggal terbesar untuk ekspor China di kuartal pertama tahun 2025. Nilainya mencapai USD 115,6 miliar atau sekitar Rp 1.940 triliun, naik 4,596 dari periode yang sama di tahun lalu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *