Korban Kebakaran Glodok Plaza Berjumlah Enam Orang, Petugas Gabungan Masih Sisir TKP

Polisi Sebut Percikan Api Berasal dari Videotron di Lantai 9

IMG 20250116 WA00022
Petugas gabungan mengevakuasi jenazah salah satu korban kebakaran Glodok Plaza, Tamansari, Jakarta Barat.

Satusuaraexpress.co | Jakarta – Kebakaran hebat melahap bangunan Glodok Plaza di Tamansari, Jakarta Barat, sekitar pukul 21.00 WIB. Hingga kini belum diketahui secara pasti penyebab kebakaran di Glodok Plaza tersebut. Hingga hari, total sudah ada enam korban jiwa yang berhasil dievakuasi.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Gulkarmat Provinsi Jakarta Satriadi Gunawan mengatakan, berdasarkan laporan dari masyarakat, terdapat delapan orang yang masih hilang akibat kebakaran tersebut. Namun, pihaknya telah berhasil menemukan enam orang dalam kondisi meninggal dunia hingga sore hari.

“Jadi sampai dengan saat ini total jenazah, dari 8 korban yang sudah melaporkan ke poskotis masyarakat, itu totalnya semuanya ada 6 yang kami temukan,” kata Satriadi, Jumat (17/1/2025).

Baca juga : Petugas Belum Terima Jenazah Dilokasi Kebakaran Glodok Plaza, Beberapa Korban Masih Dinyatakan Hilang

Menurut dia, seluruh korban ditemukan di lantai 8 Glodok Plaza. Saat ini, enam jenazah itu telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati. Sementara satu jenazah lainnya masih dalam proses evakuasi oleh petugas. Proses evakuasi dinilai sedikit terkendala lantaran kondisinya sudah menyatu dengan material yang terbakar.

“Kemudian juga tadi saya sampaikan bangunan sudah runtuh kan, untuk mencari dan mencapai korban agak sulit. Itu yang menjadi kendala bagi kami,” tuturnya.

Sementara, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi mengatakan pihaknya akan melibatkan tim Puslabfor Polri untuk olah tempat kejadian perkara (TKP). “Proses penyelidikan penyebab dugaan kebakaran pasti akan kami lakukan secara profesional dan prosedural. Nanti kami akan melibatkan Puslabfor untuk melakukan olah TKP untuk mendalami penyebab kebakaran,” kata Ade Ary.

Baca juga : Nanang Gimbal, Pelaku Pembunuhan Sandy Permana Diringkus

Mantan Kapolrestro Jakarta Selatan itu menjelaskan penyelidikan kebakaran Glodok Plaza ini dipantau dan dibantu Subdit Keamanan Negara (Kamneg) Ditreskrimum Polda Metro Jaya. “Jadi itu merupakan wujud keseriusan dan komitmen Polda Metro Jaya dalam menangani setiap peristiwa yang terjadi ada lapis kemampuan, ada backup, ada supervisi, ada monitoring, ada asistensi itu dilakukan agar penanganannya prosedural, profesional, transparan,” terangnya.

Terpisah, Kompol Suparmin menuturkan, berdasarkan informasi dari sejumlah saksi yang telah dimintai keterangan, api muncul bukan dari lantai 7 sebagaimana yang disampaikan Plt Kadis Damkar Jakarta, Satriadi Gunawan. Melainkan, api muncul dari lantai 9 yang merupakan bekas gedung diskotek di gedung tersebut.

Baca juga : Bebaskan Gregorius Ronald Tannur, Eks Ketua Pengadilan Negeri Surabaya Jadi Tersangka

“Dari ruangan bekas diskotik ya di lantai 9, dari belakang papan videotron,” ujar Suparmin.

Suparmin menfatakan, awalnya sejumlah saksi coba memadamkan api dengan alat pemadam api ringan (APAR). Namun karena banyaknya material yang mudah terbakar membuat api dengan cepat membesar dan merambat sampai ke lantai 8 dan lantai 7.

“Dari lantai 9 ada liat asap ke luar ruangan lihat ada api, coba dipadamin pakai APAR tapi gak mempan malah membesar apinya lalu dia keluar teriak. Orang berhamburan semua api makin lama makin gede merembet ke lantai 8 lantai 7,” paparnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *