Nanang Gimbal, Pelaku Pembunuhan Sandy Permana Diringkus

6787716d66c77
Nanang Gimbal pelaku pembunuhan Sandy Permana.

Satusuaraexpress.co | Jakarta – Nanang Gimbal (45) dibawa ke Polda Metro Jaya usai ditangkap di Karawang, Jawa Barat. Dia adalah terduga pelaku pembunuhan Sandy Permana, seorang aktor sekaligus mantan calon legislatif (caleg) dari Partai Hanura.

Nanang Gimbal didampingi sejumlah polisi berpakaian bebas tiba di Polda Metro Jaya pada pukul 14.15 WIB. Nanang mengenakan jaket biru dongker dan celana cokelat, serta kacamata dengan bingkai hitam. Dengan tangan diborgol, Nanang tak henti-hentinya diberondong pertanyaan oleh awak media. Namun, Nanang memilih untuk diam seribu bahasa.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi menerangkan, keberadaan pembunuh Sandy Permana, Nanang Gimbal (45) diketahui setelah menerima informasi dari masyarakat.

Baca juga : Kementerian Agama RI bersama DPR Resmi Turunkan Biaya Haji Tahun 2025

Nanang ditangkap petugas gabungan unit Reskrim Polsek Cibarusah, Polres Metro Bekasi Kabupaten dan Unit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Penangkapan dilakukan di Dusun Poris RT.04/09 Desa Kutamukti, Kutawaluya, Karawang.

“Benar pelaku sudah berhasil diamankan hasil informasi dari masyarakat yang mendukung dalam proses penangkapan pelaku. Pelaku diamankan Rabu 15 Januari 2025 sekitar pukul 10.45 WIB,” kata dia dalam keterangan tertulis, Kamis (16/1/2025).

Ade Ary mengatakan, pelaku saat ini masih dilakukan proses interogasi. Kepada polisi, pelaku mengaku kepergian ke Karawang untuk menghindari kejaran petugas.

Baca juga : Polsektro Kebayoran Baru Ungkap TPPO, Korban Ditargetkan Layani 70 Pria Hidung Belang dengan Bayaran Rp 3,5 Juta

“Pelaku dengan sengaja kabur dan bersembunyi untuk hindari kejaran petugas kami,” ujar dia.

Dalam kasus pembunuhan ini, pelaku dijerat Pasal 354 KUHP dan atau 338 KUHP. Adapun, ancaman hukumannya 15 tahun.

Polisi telah menangkap Nanang Gimbal (45), pelaku pembunuhan aktor sekaligus mantan calon legislatif (caleg) Partai Hanura, Sandy Permana.

Baca juga : WNA Asal China Dinyatakan Tak Bersalah Usai Keruk Emas 774,2 Kg Setara Rp 1 Triliun

Ternyata, usai membunuh Sandy Permana, Nanang Gimbal mencoba menghilangkan jejak dengan mengubah penampilan.

Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Resa Fiardi Marasabessy, membenarkan Nanang Gimbal mencukur rambut gimbalnya.

“(Alasan) biar mengaburkan pencarian aja,” kata Resa.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi menambahkan, pelaku mencukur rambutnya sendiri untuk mengelabui petugas. Saat itu, pelaku meminjam gunting dari warung.

Baca juga : Bebaskan Gregorius Ronald Tannur, Eks Ketua Pengadilan Negeri Surabaya Jadi Tersangka

“Pelaku pun sempat memotong rambut saat pelarian menuju Karawang, menggunakan gunting yang dipinjam di warung dengan tujuan agar tidak dikenali selama pelarian,” kata Ade Ary.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi, mengatakan pelaku pembunuhan ditangkap sekira pukul 10.45 WIB.

“Sekitar 10.45 WIB ditangkapnya,” kata Ade Ary dalam keterangannya.

Ade Ary mengatakan, Nanang Gimbal ditangkap saat sedang bersembunyi dari kejaran polisi. “Pada saat yang bersangkutan sembunyi di daerah Karawang,” ujar Ade Ary.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *