Ledakan di Rumah Milik Anggota Polisi Mojokerto Tewaskan Ibu dan Balita

6784ac5f3e793 rumah anggota polisi di mojokerto porak poranda akibat ledakan jatim
Kondisi rumah Aipda Maryudi pasca ledakan besar.

Satusuaraexpress.co | Mojokerto – Rumah milik Aipda Maryudi di Desa Sumolawang, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, porak poranda. Hal itu disebabkan oleh ledakan besar yang terjadi sekitar pukul 09.00 WIB.

Beruntung, Maryudi yang bertugas di Polsek Dlanggu, Polres Mojokerto, dan keluarga tidak berada di rumah. Namun, akibat ledakan tersebut dua orang dinyatakan tewas.

Dari informasi yang dihimpun, ledakan besar diduga bersumber dari bagian belakang rumah Maryudi. Akibat ledakan tersebut, rumah Maryudi hancur berantakan.

Baca : Menteri Karding dan Menlu Sugiono Bahas Pelindungan Pekerja Migran, Dukung Atnaker Dilimpahkan ke KP2MI

Terlihat, dinding hingga atapnya roboh, bahkan nyaris rata dengan tanah. Ledakan itu ternyata juga turut menghancurkan 4 rumah di sekitarnya.

Berdasarkan penyelidikan sementara dua orang meninggal dunia dalam peristiwa ledakan tersebut.

“Ledakan bersumber dari rumah Pak Maryudi,” ucap seorang saksi.

Warga yang lain menyebut sesaat setelah ledakan terjadi tercium bau belerang.

Baca : Ditetapkan Tersangka Kasus Pencabulan, Anggota DPRD Fraksi PDIP Belum Dipecat

“Bau terbakar, bau belerang,” ucapnya.

Hingga pukul 11.30 WIB, Tim Inafis Polres Mojokerto dan Tim Labfor Polda Jatim masih berada di TKP untuk melakukan identifikasi dan olah TKP.

Tampak juga di lokasi Kapolres Mojokerto, AKBP Ihram Kustarto. Namun dia belum memberikan keterangan resminya. Hingga saat ini belum ada Tim Jihandak di lokasi. Sementara, area disekitar disterilisasi dan warga diminta untuk menjauh.

Diketahui dua korban tewas adalah Luluk Sudarwati (41) dan anaknya Kaffa (3). Sebelum peristiwa terjadi, aktivitas terakhir korban saat itu tengah menonton televisi. Rumah korban sendiri berada di belakang kediaman Aipda Maryudi.

Baca : Tower BTS Telkom Roboh, Polisi Alihkan Arus Lalu Lintas

Samsul, kerabat korban, mengungkapkan bahwa sebelum peristiwa tersebut, Luluk dan anaknya sedang menonton televisi di ruang tamu rumahnya. “Luluk tertimpa tembok tingkat yang berada di sebelah timur depan ruang TV Luluk,” kata Samsul.

Samsul menjelaskan bahwa rumah Luluk berada tepat di belakang rumah Aiptu Maryudi, yang diduga menjadi sumber ledakan tersebut. Menurutnya, ledakan yang terjadi kemungkinan besar disebabkan oleh korsleting barang elektronik yang ada di rumah Aipda Maryudi. “Iya, rumah almarhum berada di belakang rumah Pak Maryudi,” tambah Samsul.

Baca : Mengenal Aiptu Agus Riyanto : Berhasil Dirikan Sekolah Gratis, Andaalkan Sampah untuk Pendanaan

Samsul juga mengungkapkan bahwa Aiptu Maryudi, yang dikenal dengan kegemarannya merakit alat-alat sound system, sering kali menghabiskan waktu setelah dinas dengan beraktivitas di belakang rumahnya. “Pulang dinas biasanya merakit sound, alat-alat sound banyak di belakang, seperti solder dan lain-lain,” jelas Samsul, yang menduga bahwa aktivitas tersebut bisa menjadi pemicu terjadinya korsleting yang menyebabkan ledakan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *