Meninggal Saat Selamatkan Wisatawan, Bripka Anditia Munartomo Mendapat KPLB Menjadi Aipda Anumerta

Screenshot 2025 0107 155003
Bripka Anditia Munartomo, anggota Polsek Pagerageung, Polres Tasikmalaya Kota saat dievakuasi.

Satusuaraexpress.co | Jakarta – Polri turut berduka cita atas gugurnya Bripka Anditia Munartomo, anggota Polsek Pagerageung, Polres Tasikmalaya Kota saat menyelamatkan wisatawan yang hampir tenggelam di Pantai Barat Pangandaran, Jumat (3/1/2024).

Kronologi gugurnya Bripka Anditia Munartomo dijelaskan Polri dalam akun Instagram @divisihumaspolri, Sabtu (4/1/2025).

Keberanian dan dedikasi almarhum Bripka Anditia Munartomo mendapatkan apresiasi besar dari institusi Polri.

Baca : Dua Anak Kabin yang Selamat Dari Kecelakaan Pesawat Diminta Bunuh Diri

Sebagai bentuk penghormatan, Kapolri Jenderal Drs. Listyo Sigit Prabowo memberikan kenaikan pangkat luar biasa (KPLB) menjadi Aipda Anumerta kepada almarhum Bripka Anditia Munartomo.

Peristiwa naaa itu bermula ketika Bripka Anditia bersama rekannya, Bripka Wahyu tengah berenang bersama keluarga di sekitar Pos 4 Pantai Barat Pangandaran.

Baca : Anggarkan Rp 3,2 Triliun Untuk Cek Kesehatan Gratis, Mulai Efektif Februari 2025

Mereka melihat seorang wisatawan Sevina Azahra (14) dalam kondisi hampir tenggelam. Tanpa berpikir panjang, keduanya memberikan pertolongan kepada Sevina Azahra yang terjebak arus kuat dan ombak besar.

Namun ombak besar dan arus kuat membuat Bripka Anditia, Wisatawan, serta Saksi lain, Supri (48), terseret lebih ke tengah laut, hingga sekitar 40 meter dan bibir pantai.

Baca : Lima Tahun Latih Timnas Indonesia, Kabarnya Shin Tae-yong Akan Dipecat

Bripka Wahyu berhasil menyelamatkan diri menggunakan boogie board. Sementara Bripka Anditia dan Sevina berhasil diselamatkan oleh kapal nelayan yang kebetulan berada di lokasi.

Meski sempat dilarikan ke rumah sakit, namun Bripka Anditia dinyatakan meninggal dunia dalam perjalanan.

“Almarhum sangat menyelamatkan dalam menyelamatkan nyawa orang lain, dan merupakan cerminan nyata pengabdian anggota Polri kepada masyarakat. Keberanian dan pengorbanannya menjadi teladan yang patut diapresiasi dan dikenang oleh kita semua, khususnya dalam menjaga nama baik institusi Kepolisian Republik Indonesia,” ujar Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol. Akhmad Wiyagus SIK, M.Si., MM.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *