Satusuaraexpress.co | Jakarta — Bandara Internasional Riyadh diguncang serangan dahsyat pada Sabtu (10/10/2026). Insiden tragis ini mengakibatkan sedikitnya 12 orang tewas dan lebih dari 300 lainnya mengalami luka-luka.
Peristiwa tersebut tercatat sebagai serangan paling mematikan yang menghantam wilayah Arab Saudi sejak pecahnya Perang Iran.
Serangan fatal ini terjadi di tengah eskalasi konflik regional yang terus memanas. Kelompok Houthi dari Yaman secara terbuka mengeluarkan peringatan keras kepada seluruh maskapai penerbangan untuk menghentikan operasional mereka di bandara-bandara Arab Saudi.
Peringatan tersebut dikeluarkan tidak lama setelah kelompok Houthi mengaku bertanggung jawab atas serangan terpisah yang menyasar fasilitas bandara yang sama pada Kamis lalu.













