Satusuaraexpress.co | Jakarta — PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) memastikan seluruh operasional perjalanan kereta cepat Whoosh koridor Jakarta–Bandung tetap berjalan aman dan normal, meskipun berpotensi terdampak sebaran abu vulkanik dari Gunung Anak Krakatau. Langkah mitigasi dan pemantauan berlapis terus dilakukan untuk menjamin keselamatan perjalanan.
General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa, menjelaskan pemantauan melibatkan unit operasi, keselamatan, sarana, dan prasarana, termasuk menjalankan KA Konfirmasi sebelum perjalanan penumpang dimulai.
“Hingga saat ini, seluruh sarana dan prasarana Whoosh berfungsi normal dan tidak ditemukan kendala yang mengganggu perjalanan, dengan keselamatan penumpang sebagai prioritas utama, ” kata Eva, Senin (7/9/2026).
Pemantauan dilakukan melalui Operation Control Center (OCC) serta pemeriksaan langsung di sepanjang jalur sepanjang 142,3 kilometer, terdiri dari 82,7 km jalur layang, 42,78 km jalur darat, serta 13 terowongan dengan total panjang 16,82 km. Sistem memantau berbagai komponen penting seperti jaringan listrik aliran atas (OCS), pasokan daya, rel, persinyalan, dan wesel.
Baca juga : Waspada Penipuan Mengatasnamakan Whoosh, KCIC Ingatkan Gunakan Selalu Kanal Resmi
“Untuk bagian jalur terbuka mendapat perhatian khusus karena lebih berpotensi terpapar abu vulkanik, ” terangnya.
Apabila sistem mendeteksi kondisi tidak normal, notifikasi akan muncul di OCC dan kecepatan perjalanan dapat diturunkan secara otomatis sebagai langkah mitigasi. Dari sisi operasional, jarak pandang di sepanjang jalur masih dalam kondisi normal. Rangkaian kereta dilengkapi wiper dengan semprotan air untuk membersihkan kaca depan, sehingga visibilitas masinis tetap terjaga.
“Masinis juga dapat menyesuaikan kecepatan sesuai kondisi lapangan. Selain itu, KCIC memantau filter udara rangkaian serta CCTV kondisi pantograf, beserta komponen isolasi, gardu, dan sistem persinyalan yang hingga kini masih berfungsi baik, ” ujarnya.
KCIC juga menjalankan Volcanic Ash Risk Assessment dengan mengacu pada data resmi dari BMKG sebagai dasar penentuan langkah mitigasi tambahan jika diperlukan. Kepada penumpang, KCIC menghimbau menggunakan masker dan kacamata saat berada di area terbuka stasiun, serta mengikuti arahan petugas dan memantau informasi terkini melalui Contact Center maupun media sosial resmi Whoosh.













