Satusuaraexpress.co | Jakarta — Tokoh Pemuda Jakarta Barat, H. Umar Abdul Aziz, mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) serta bijak dalam menggunakan media sosial.
Umar menilai derasnya arus informasi di media sosial perlu disikapi dengan kehati-hatian. Masyarakat diminta tidak mudah percaya maupun menyebarkan informasi yang belum diketahui kebenarannya.
“Jangan mudah percaya terhadap informasi yang beredar di media sosial. Kita harus melakukan pengecekan terlebih dahulu sebelum membagikan sebuah informasi,” ujar Umar, di sela-sela acara Forkopimko Jakarta Barat, di Gor Kecamatan Kebun Jeruk pada Jumat (28/8/2026).
Menurutnya, penyebaran berita bohong atau hoaks dapat menimbulkan keresahan, kesalahpahaman, bahkan berpotensi mengganggu situasi keamanan dan ketertiban di lingkungan masyarakat.
Umar mengimbau masyarakat menerapkan prinsip saring sebelum sharing, dengan memeriksa sumber informasi dan membandingkannya dengan informasi resmi maupun pemberitaan dari media yang kredibel.
“Kalau informasinya belum jelas, jangan langsung disebarkan. Jangan sampai kita ikut menjadi bagian dari penyebaran informasi yang ternyata tidak benar,” katanya.
Selain menangkal hoaks, Umar juga mengajak masyarakat untuk menghindari konten yang bersifat provokatif, fitnah, ujaran kebencian, maupun ajakan yang dapat memecah persatuan dan kerukunan warga.
Ia juga mengajak generasi muda menjadi pelopor dalam menciptakan suasana yang aman, damai, dan kondusif, baik di lingkungan masyarakat maupun di ruang digital.
Baca juga : Forkopimko dan Masyarkatat Berkomitmen Menjaga Ketertiban Jakarta Barat
“Perbedaan pendapat merupakan hal yang wajar. Jangan mudah terprovokasi. Mari kita kedepankan komunikasi, persaudaraan, dan persatuan,” tegasnya.
Umar berharap seluruh masyarakat dapat menggunakan media sosial secara bertanggung jawab dan menjadikan ruang digital sebagai sarana untuk menyebarkan informasi positif.
“Mari bersama-sama kita jaga Jakarta tetap aman, damai, sejuk dan kondusif. Bijak bermedia sosial, saring sebelum sharing,” pungkas H. Umar Abdul Aziz.











