Kompol Seala Syah Alam Raih Gelar Doktor Cum Laude di UI, Angkat Isu Pemolisian Komunitas Era Digital

IMG 20260106 WA0000
Kompol Seala Syah Alam Raih Gelar Doktor Cum Laude di UI.

Satusuaraexpress.co | Jakarta — Suara ketukan palu menyatakan lulusnya Kompol Seala Syah Alam dengan predikat Cum Laude di Balai Sidang Universitas Indonesia, Depok. Gelar Doktor di Kajian Stratejik dan Global kini berada di genggamannya, bersamaan dengan surat kenaikan pangkat yang diterima tiga hari sebelumnya.

Sebagai Kapolsek Pesanggrahan, Jakarta Selatan, ia berdiri tegak di depan podium, memaparkan temuan penelitian tentang isomorfisme kelembagaan pemolisian komunitas di era digital.

“Polri tidak berdiri di luar masyarakat, tetapi merupakan bagian dari masyarakat itu sendiri. Oleh karena itu, kehadiran Polri harus kolaboratif dan adaptif terhadap perubahan zaman, khususnya di era digital,,” ucapnya.

Baca juga : Ketua DPRD DKI Soroti Kepemimpinan Pramono Anung dan Rano Karno

Dalam sidang terbuka tersebut, Kompol Seala Syah Alam memaparkan disertasi berjudul “Isomorfisme Kelembagaan terhadap Peran Pemolisian Komunitas di Era Digital: Perbandingan Teoretis dan Empiris Negara Indonesia, New Zealand, dan Jepang.”

IMG 20260106 WA0001

Penelitian ini mengkaji transformasi kelembagaan kepolisian dalam menghadapi tantangan pemolisian modern di tengah perkembangan teknologi digital.

Kompol Seala menekankan bahwa pemolisian komunitas menjadi pendekatan strategis Polri dalam membangun kepercayaan publik.

Ia juga menyoroti pentingnya sinergi lintas sektor dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Menurutnya, tantangan global menuntut Polri untuk terus berinovasi dengan menggandeng seluruh elemen masyarakat, akademisi, serta pemangku kepentingan lainnya.

“Pemolisian komunitas adalah kunci membangun keamanan berkelanjutan berbasis kepercayaan dan partisipasi publik,” tambahnya.

Sidang promosi doktor ini dipimpin oleh Ketua Sidang Prof. Dr. Drs. Supriatna, M.T, dengan promotor Prof. Dr. Sudarsono Hardjosoekarto. Sementara ko-promotor terdiri dari Prof. Dr. Drs. Arthur Josias Simon Runturambi, M.Si dan Dr. Chairul Muriman Setyabudi, M.P.

Baca juga : Hukuman Pidana Kerja Sosial Resmi Diterapkan Januari 2026, Napi Tak Perlu Masuk Bui

Dewan penguji turut diisi oleh sejumlah akademisi dan praktisi nasional, antara lain Prof. Yon Machmudi, S.S., Ph.D, Prof. Dr. I Ketut Surajaya, S.S., M.A, Muhammad Syaroni Rofii, S.H.I., M.A., Ph.D, Dr. Ahmad Ibrahim Badry, S.Fil., M.Hum, CertDA, serta Irjen Pol (Purn) Dr. Benny Jozua Mamoto, S.H., M.Si.

Keberhasilan Kompol Seala Syah Alam meraih gelar doktor dengan predikat Cum Laude ini diharapkan dapat memperkuat kontribusi Polri dalam pengembangan kebijakan pemolisian komunitas berbasis riset akademik. Capaian tersebut juga menjadi bukti komitmen Polri dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia guna menjawab tantangan keamanan nasional dan global di era digital.

Gelar doktor dan kenaikan pangkat bukan hanya pencapaian pribadi bagi Kompol Seala Syah Alam. Di awal tahun 2026, ia menyadari bahwa gabungan antara ilmu pengetahuan dan praktik kepolisian adalah kunci untuk menghadapi tantangan keamanan yang semakin kompleks di era digital.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *