Danramil Kembangan Apresiasi SMK Satria sebagai Pelopor Sekolah Anti-Tawuran

IMG 20251110 WA0106

Satusuaraexpress co | Jakarta – Komando Rayon Militer (Koramil) 0503/Kembangan, di bawah Komando Distrik Militer (Kodim) 0503 Jakarta Barat, menjadikan peringatan Hari Pahlawan 10 November sebagai momentum vital untuk mempererat sinergi dengan dunia pendidikan. Acara upacara yang digelar bersama ratusan pelajar SMK Satria Jakarta dan MTS Al Islamiyah Srengseng di wilayah Kembangan ini menegaskan pentingnya peran sekolah dalam membentuk karakter bangsa.

​Danramil Kembangan, Mayor Infantri Abdul Kholik, yang memimpin langsung upacara tersebut, menyampaikan amanat yang menekankan bahwa medan juang pahlawan modern berada di ranah moral dan edukasi.

​Menjaga Persatuan melalui Pendidikan Positif

​Mayor Kholik menggarisbawahi pentingnya menjaga Persatuan dan Kesatuan Bangsa dengan cara yang kontekstual bagi pelajar: menjauhi tindakan merusak seperti radikalisme dan perundungan (bullying).

​“Tugas utama pahlawan masa kini adalah memastikan lingkungan kita aman, harmonis, dan bebas dari ancaman pemecah belah bangsa. Perilaku positif dan sikap saling menghormati adalah wujud pengamalan nilai-nilai Pancasila yang harus dijaga di lingkungan sekolah,” tegas Mayor Kholik.

​Beliau menyerukan kepada seluruh siswa untuk aktif menjadi agen perdamaian dan teladan di sekolah masing-masing, sebagai bentuk nyata penghormatan atas jasa-jasa pahlawan yang telah gugur.

SMK Satria Ditetapkan sebagai Sekolah Percontohan

​Puncak dari acara ini adalah pengakuan resmi Danramil terhadap SMK Satria sebagai pelopor sekolah percontohan di Jakarta Barat. Apresiasi ini diberikan berdasarkan rekam jejak konsisten para siswa SMK Satria yang dikenal tidak pernah terlibat dalam aksi tawuran, sebuah isu kronis yang kerap menghantui dunia pendidikan Ibu Kota.

​”Saya yakin bahwa SMK Satria adalah pelopor sekolah percontohan. Komitmen ini membuktikan bahwa persatuan dan kesadaran kolektif dapat mengalahkan hasrat konflik,” puji Mayor Abdul Kholik.

​Keberhasilan SMK Satria dalam menciptakan lingkungan yang aman dan positif dianggap sebagai perwujudan nyata dari nilai-nilai Pancasila yang diamalkan. Danramil berharap bahwa teladan positif dari SMK Satria ini dapat memicu sekolah-sekolah lain di Kembangan dan seluruh Jakarta Barat untuk turut serta menjadi benteng pertahanan karakter bangsa.

​Acara ditutup dengan harapan agar kolaborasi antara TNI dan sekolah terus berlanjut dalam upaya membimbing generasi muda agar selalu mengamalkan nilai-nilai Pancasila dan menjauhi segala bentuk perilaku negatif.

(Ig)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *