SATUSUARAEXPRESS.CO | Bogor – Musibah melanda dunia pendidikan di Kabupaten Bogor setelah lima ruang kelas di SMKN 1 Gunungputri, Kecamatan Gunungputri, Kabupaten Bogor, roboh pada hari Senin, 3 November 2025, sekitar pukul 14.30 WIB.
Peristiwa tragis ini diduga kuat akibat hujan lebat dan angin kencang yang terjadi sore itu, diperparah dengan kondisi bangunan yang sudah tua.
Kronologi dan Kondisi Korban
Runtuhnya bangunan sekolah ini menimbulkan korban luka-luka. Meskipun saat kejadian tidak ada kegiatan belajar mengajar (KBM) yang berlangsung di dalam kelas tersebut, total korban luka dilaporkan mencapai 27 orang.
Data sementara korban yang berhasil dihimpun adalah sebagai berikut:
– Luka Ringan: 13 anak
– Patah Tulang: 5 anak
– Dalam Perawatan di Puskesmas: 14 anak
– Total Korban Sementara: 27 anak
Faktor Penyebab dan Penanganan Darurat
Faktor utama penyebab ambruknya bangunan kelas ini adalah hujan lebat dan angin kencang yang terjadi sesaat sebelum kejadian, ditambah dengan kondisi bangunan yang sudah tua dan rapuh.
Setelah kejadian, penanganan darurat segera dilakukan. Korban luka-luka dievakuasi ke fasilitas kesehatan terdekat.
Sebagian korban sedang dalam perjalanan menuju RS Kenari Medika Cileungsi menggunakan ambulans, sementara 14 anak lainnya mendapatkan perawatan awal di Puskesmas setempat.
Beruntungnya, dilaporkan tidak ada korban jiwa dalam insiden robohnya lima ruang kelas di SMKN 1 Gunungputri ini.
Pihak berwenang setempat diharapkan segera melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait standar kelayakan bangunan sekolah untuk mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang.













