Aksi Unjuk Rasa di DPR RI Berlangsung Tertib, Ribuan Personel Gabungan Diterjunkan

IMG 20250915 WA0016
Massa aksi yang tergabung dalam Ikatan Pelopor Penerus Reformasi menggelar aksi unjuk rasa di depan pintu gerbang utama DPR RI, Senin (15/9/2025).

Satusuaraexpress.co | Jakarta — Massa yang tergabung dalam Ikatan Pelopor Penerus Reformasi menggelar aksi unjuk rasa di depan pintu gerbang utama DPR RI, Senin (15/9/2025). Massa aksi mulai berkumpul di depan gerbang sekitar pukul 12.55 WIB dengan jumlah 50 orang.

Adapun massa aksi melayangkan tuntutannya sebagai berikut :

a. Menolak Reformasi Polri.
b. Meminta Presiden untuk tidak membentuk Tim Reformasi Polri untuk kinerja pengawasan Polri.
c. Kami mengusulkan Kompolnas saja yang mengawasi kinerja Kepolisian.
d. Meminta Komisi III DPR RI segera membahas RKUHP dan memberikan batasan penyelidikan antara Kepolisian dan Kejaksaan.
e. Mendesak agar RUU Kepolisian disahkan.

IMG 20250915 WA0015

Kerahkan 4.562 Personel Gabungan

Polda Metro Jaya mengerahkan sedikitnya 4.562 personel gabungan untuk mengamankan aksi unjuk rasa yang digelar di dua titik yakni kawasan Patung Kuda dan gedung DPR RI, Jakarta.

“Situasi masih aman terkendali. Polda Metro Jaya hadir 24 jam di lapangan, seluruh anggota melaksanakan tugas preventif, edukasi, hingga penegakan hukum,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Brigjen Pol Ade Ary Syam Indradi kepada wartawan.

Baca juga : DPRD DKI Percepat Perda Narkoba Sebagai Payung Hukum Bagi Puskesmas

Ade Ary menyampaikan, Kapolda Metro Jaya telah meminta agar seluruh jajaran mengamankan aksi secara humanis. Ia menegaskan, massa aksi bagian dari masyarakat yang harus dilayani dengan baik.

“Yang menyampaikan pendapat itu saudara-saudara kita, adik-adik kita, bahkan anak-anak kita. Karena itu pengamanan harus dilakukan dengan pendekatan humanis. Jangan sampai melukai hati masyarakat, tetapi justru melayani dengan penuh ketulusan,” ucapnya.

Baca juga : BEM SI Gelar Aksi ‘Selamatkan Indonesia’ di Depan Gedung DPR, Berikut Tuntutannya

Selain itu, ia juga mengapresiasi para penanggung jawab aksi yang sudah berkomunikasi jauh-jauh hari sebelum pelaksanaan.

“Koordinasi itu penting sekali. Kami bisa siapkan pengamanan bersama Kodam Jaya, Marinir, Pemprov DKI, Dishub, Damkar, tenaga medis, hingga Mabes Polri. Terima kasih atas kerja samanya,” ucap Ade Ary.

Lebih lanjut, ia meminta agar masyarakat tidak perlu khawatir menjalankan aktivitas di Ibu Kota. Ia meningatakan, polisi memiliki layanan darurat 110 yang aktif selama 24 jam.

“Kami siap dihubungi, masyarakat akan langsung terhubung dengan polres setempat atau eskalasi ke Polda Metro Jaya bila dibutuhkan. Intinya, kami hadir di lapangan 24 jam untuk masyarakat,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *