Serangan Rudal Iran Hancurkan Rumah Sakit Terbesar di Israel

rumah sakit Soroka Israel
Penampakan Rumah Sakit Soroka setelah di rudal Iran.

Satusuaraexpress.co | Israel – Soroka Medical Center yang menjadi rumah sakit terbesar di Israel terkena serangan rudal Iran, dengan beberapa area terkena dampak langsung, walaupun rumah sakit telah dikosongkan.

Serangan tersebut dikecam oleh Perdana Menteri Netanyahu yang menyebut Iran akan membayar serangan yang menargetkan rumah sakit dan warga sipil di pusat kota. Sejumlah media Israel juga melaporkan bahwa serangan tersebut tidaklah adil karena pihak mereka hanya menargetkan kamp militer, bukan fasilitas umum.

Sementara itu, Iran melalui Kantor Berita Republik Islam (IRNA) mengungkap serangan menargetkan markas komando dan intelijen militer Israel dan kamp intelijen militer yang tepat berada persis di sebelah rumah sakit. IRNA juga mengklaim rumah sakit hanya mengalami kerusakan kecil akibat gelombang kejut serangan rudal.

Baca juga ; Polres Metro Jakbar Bongkar Clandestine Lab Happy Water di Apartemen Cengkareng

Wakil Menteri Luar Negeri Israel Sharren Haskel menyebut serangan Iran terhadap rumah sakit itu sebagai “disengaja” dan “kriminal”. Hal ini disampaikannya setelah Iran kembali menembakkan rentetan rudalnya, termasuk rudal balistik, ke Israel.

“Iran baru saja menyerang Rumah Sakit Soroka di Be’er Sheva dengan rudal balistik. Bukan pangkalan militer. Sebuah rumah sakit. Ini adalah pusat medis utama untuk seluruh wilayah Negev di Israel. Disengaja. Kriminal. Sasaran sipil. Dunia harus bersuara,” tulis Sharren Haskel di X.

Baca juga : Ajang JBJL 2025 Diikuti 29 SSB, Ketua Askot PSSI Jakbar : Terhambatnya Kualitas dan Talenta Muda Akibat Pemda Kurang Perhatian

Layanan penyelamatan Israel, Magen David Adom (MDA) mengatakan bahwa sedikitnya 32 orang terluka setelah serangan rudal terbaru Iran tersebut. Menurut seorang pejabat militer Israel, serangan Iran itu melibatkan “puluhan rudal balistik”.

Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu mengungkapkan kemarahannya setelah sebuah rudal Iran menghantam sebuah rumah sakit (RS) di wilayah selatan Israel. Dia mengancam bahwa Iran akan “membayar harga yang mahal” atas serangan pada Kamis (19/6/2025) tersebut.

“Pagi ini, para diktator teroris Iran menembakkan rudal ke Rumah Sakit Soroka di Beer Sheva dan ke warga sipil di pusat negara. Kami akan membuat para tiran di Teheran membayar harga yang mahal,” tulis Netanyahu dalam sebuah posting di media sosial X, seperti dilansir kantor berita AFP, ” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *