Berita  

Dewan Kesenian Jakarta Kenalkan Masyarakat Tentang Budaya Māori

Belajar dari Māori Lestarikan Tradisi dan Budaya

IMG 9780
Bersama peserta, delegasi kelompok budaya Te Whare Karioi, Selandia Baru membawakan tarian dan lagi khas Māori. Foto: Ghugus Santri/Satusuaraexpress.co

Jakarta, Satusuaraexpress.co – Budaya Māori hadir di Dewan Kesenian Jakarta. Bekerja sama dengan Kedutaan Besar Selandia Baru, DKJ mengajak masyarakat belajar dan mengenal tari dan lagu khas Māori bersama kelompok budaya Te Whare Karioi.

82 Peserta dari berbagai kalangan masyarakat mengikuti workshop ini dengan antusias, di Studio Latihan Tari, Taman Ismail Marzuki, Rabu (18/6/2025).

IMG 5854
Foto bersama Delegasi kelompok budaya Te Whare Karioi, Selandia Baru. Foto: Ghugus Santri/Satusuaraexpress.co

Komisi Simpul Seni Aquino Hayunta mengatakan, kehadiran budaya Māori ini merupakan bagian dari inisiatif pertukaran budaya yang sedang digagas DKJ dengan sejumlah kedutaan besar negara sahabat.

“DKJ ingin membuka ruang seluas-luasnya bagi pertukaran budaya internasional. Sebelumnya, kami juga bekerja sama dengan Kedutaan Spanyol dan Ukraina dalam penyelenggaraan kegiatan seni di Jakarta. Kali ini, kami menyambut delegasi budaya dari Selandia Baru yang membawa semangat tradisi Māori ke Jakarta,” ujar Aquino.

Kerja sama budaya ini menunjukkan komitmen bersama untuk membangun jembatan budaya lintas negara dan mempererat hubungan antarbangsa melalui seni.

Belajar dari Māori

IMG 9788
Delegasi kelompok budaya Te Whare Karioi, Selandia Baru. Foto: Ghugus Santri/Satusuaraexpress.co

DKJ melihat ada keunikan dan inspirasi yang bisa dipelajari dari suku Māori. Salah satunya tentang bagaimana suku asli Selandia Baru itu berhasil mempertahankan tradisi mereka, sekaligus melibatkan generasi muda dalam pelestariannya.

“Ini yang menarik, bagaimana budaya tradisional mampu beradaptasi dan merespons perkembangan zaman. Banyak anak muda Māori aktif menjaga dan memperbarui tradisi mereka, sesuatu yang patut dicontoh,” kata Aquino yang juga Anggota Komite Seni Rupa DKJ.

Melalui kegiatan ini, DKJ berharap Taman Ismail Marzuki dapat kembali menjadi panggung bagi seni-seni internasional dan memperkuat posisi Jakarta sebagai kota budaya dunia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *