Baru Dua Minggu Menjabat, Gubernur Jawa Barat Copot Dua Kepsek

WhatsApp Image 2025 02 08 at 11.17.17
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

Satusuaraexpress.co | Jawa Barat – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, kembali menjadi sorotan atas langkah tegasnya dalam menertibkan dunia pendidikan. Dua kepala sekolah dicopot setelah tetap mengadakan study tour ke luar provinsi meskipun sudah ada larangan.

Keputusan ini menegaskan bahwa aturan yang diterapkan bukan sekadar imbauan, tetapi kebijakan yang harus dipatuhi.

Di hari pertamanya menjabat, Dedi langsung mencopot Kepala SMAN 6 Depok karena memberangkatkan 347 siswa ke Surabaya untuk Kunjungan Objek Belajar (KOB).

Baca juga : Mengkhawatirkan, Dugaan Korupsi di Pertamina Capai Rp968,5 Triliun

Padahal, ia telah melarang sekolah mengadakan perjalanan luar provinsi yang berpotensi membebani orang tua siswa. Dedi juga mencurigai adanya pungutan liar dalam kegiatan tersebut dan telah menginstruksikan inspektorat untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Kasus serupa terjadi di SMAN 1 Cianjur yang mengadakan study tour ke Bromo dan Bali dengan biaya sekitar Rp 3 juta per siswa, jumlah yang dinilai memberatkan wali murid.

Baca juga : Kades Kohod Sanggupi Ganti Rugi Rp 48 Miliar? Wakil Ketua Komisi III DPR Minta Polri Usut Sampai Tingkat Dewa

Menindaklanjuti hal ini, Dedi mengirim tim inspektorat dan akhirnya mencopot kepala sekolah yang terlibat. Ia menegaskan bahwa tindakan tegas ini tidak hanya berlaku bagi dua sekolah tersebut, tetapi akan diterapkan di seluruh SMA dan SMK di Jawa Barat untuk memastikan transparansi dalam pengelolaan keuangan sekolah.

Dedi juga membuka kemungkinan pencopotan permanen serta diputuskan kembali menjadi guru biasa di seluruh sekolah di Jawa Barat bagi kepala sekolah yang terbukti melakukan pelanggaran berat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *