Hanya Dapat Medali, Dua Atlet Muay Thai Asal Bekasi Tidak Terima Bonus

image 2025 02 24T193315.177

Satusuaraexpress.co | Bekasi – Dua atlet muay thai dari Kabupaten Bekasi, Adisty Gracelia Lolaroh dan Apypah Ghanie kecewa usai berhasil mengharumkan nama daerah mereka di Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024. Keduanya mengaku hanya menerima medali, namun tidak dengan bonusnya.

Adisty yang meraih medali emas seharusnya mendapatkan bonus sebesar Rp 100 juta. Sementara Apypah yang memperoleh medali perunggu harusnya menerima bonus Rp 40 juta. Keduanya tidak menerima bonus yang harusnya menjadi hak mereka dari Pemerintah Kabupaten Bekasi.

Baca juga : Kapendam VI Mulawarman Benarkan Penyerangan Mako Polres Tarakan Dilakukan Oleh TNI

Awalnya, Adisty terkejut karena baru mengetahui kabar terkait pencairan bonus bagi peraih medali PON yang dijadwalkan pada 3 Februari 2025 dari rekannya. Ia kemudian menghubungi Ketua Pengurus Muay Thai Kabupaten Bekasi, Stevano Rumagit untuk mengklarifikasi hal tersebut pada 29 Januari 2025.

Namun ia justru diberitahu bahwa namanya telah dicoret dari daftar atlet muay thai Kabupaten Bekasi tanpa alasan yang jelas.

Saat dikonfirmasi ke pengurus lainnya, Adisty kembali ditolak dengan alasan namanya sudah dicoret dari daftar penerima bonus.

Baca juga : Wakil Ketua DPD KAI DKI Jakarta Dukung Tjokorda Jabat Jaksa Agung

Ia pun menunggu dan berharap namanya akan tercantum dalam daftar pada 3 Februari 2025. Namun saat waktu pencairan tiba, namanya tetap tak ada dalam daftar penerima bonus.

Adisty saat ini masih berharap bonusnya cair meskipun pada akhirnya ditendang dari daftar atlet unggulan Kabupaten Bekasi. Padahal ia telah menorehkan banyak prestasi untuk Kabupaten Bekasi, mulai dari medali emas PON Jawa Barat 2016, Porda Bogor 2018, hingga PON Aceh-Sumut 2024.

Hingga kini, belum ada klarifikasi dari Ketua Pengurus Muay Thai Kabupaten Bekasi terkait hal tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *