Tangkap Peluang Kerja di Eropa, KP2MI Sedikit Lagi Buka Penempatan Pekerja Migran di Slovakia

IMG 20250120 143911 scaled
Menteri KP2MI, Abdul Kadir Karding (kiri) bersama Sekjen KKP, Komjen Rudy Heriyanto Adi Nugroho menunjukkan nota kesepakatan.

Satusuaraexpress.co | Jakarta – Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) MoU dengan mitra kerja dari Kemensos, Kemendikdasem, KKP, Pemprov DKI Jakarta, dan PT Marta Beauty Gallery. Acara penandatanganan dilaksanakan di Aula KH Abdurahman Wahid Lt 1 KP2MI.

Pada kesempatan itu, Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Abdul Kadir Karding mengatakan, tahun ini Indonesia memiliki peluang untuk mengirimkan pekerja migrannya ke Eropa. Salah satu peluang negara yang bisa ditempatkan oleh pekerja migran kata Karding, yakni negara Slovakia.

“Ada peluang yang sangat besar di Eropa, Eropa Timur maupun Eropa Barat. Jadi kayak Slovakia itu,” kata Karding, Senin (20/1/2025).

Baca juga : Menanti Kejutan Besar Presiden Prabowo Subianto di 100 Hari Kerja

Karding, untuk perjanjian kerja sama dengan pemerintahan Slovakia akan diteken oleh pihaknya pada awal tahun ini, atau paling lambat Maret 2025. Hanya saja menurut Karding, untuk kuota penempatan untuk pekerja migran di Eropa terbatas.

“Tinggal sedikit lagi sudah ada kerjasama yang mungkin Februari atau Maret kami akan tanda tangan kerjasama. Ya nggak banyak-banyak, yang penting di atas seribu, dua ribu, bahkan sampai sepuluh ribu,” kata dia.

IMG 20250120 153147 scaled

Meski begitu, Indonesia menurut dia, harus bisa terus mempersiapkan angkatan kerjanya yang produktif. Pasalnya, sebagian besar negara Eropa menurut Karding, akan banyak membutuhkan tenaga kerja, termasuk dari Indonesia.

“Tapi rata-rata sih di Eropa ini banyak kebutuhan ya, karena kan lagi aging (tantangan usia) juga mereka ini. Jadi tenaga kerja produktif mereka terbatas, sehingga peluangnya sebenarnya banyak,” ujar Karding.

Hanya saja, Indonesia kerap kali dihadapkan dengan berbagai persoalan angkatan kerja di luar negeri. Termasuk kata dia, persoalan skill, bahasa dan mental dari masyarakatnya yang akan bekerja sebagai pekerja migran.

“Sehingga nanti tugas kami tinggal menyiapkan skill-nya, bahasanya ini yang menjadi tugas berat kami.

Baca juga : Pj Gubernur DKI Terbitkan Pergub Tentang Izin ASN Berpoligami, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi

Adapun beberapa posisi yang menurut politikus PKB itu tersedia di Eropa yakni, seperti pertanian, perhotelan serta restoran.

Kendati begitu, dirinya mengingatkan kepada para warga yang tertarik sebagai pekerja migran untuk dapat menempuh jalur secara prosedural agar bisa dipertanggungjawabkan oleh negara.

“Banyak jabatan kerja, banyak ya. Mulai dari hospitality, kemudian pertanian, kemudian juga restoran, hotel, kemudian juga las, dan lain sebagainya. Banyak sekali, banyak jabatan kerja,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *