Menanti Kejutan Besar Presiden Prabowo Subianto di 100 Hari Kerja

Screenshot 20200808 155248
Prabowo Subianto/net

Satusuaraexpress.co | Jakarta – Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka akan genap 100 hari pada 28 Januari 2025 mendatang. Prabowo dan Gibran telah tiga bulan menjabat sejak dilantik pada 20 Oktober 2024 lalu.

Presiden Prabowo Subianto juga telah melantik jajaran menteri Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Jakarta, pada 21 Oktober 2024, usai diumumkan sehari sebelumnya. Ada 109 orang yang masuk jajaran kabinet pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Usai dilantik, Kabinet Merah Putih juga mengikuti kegiatan retreat di Akademi Militer (Akmil) Lembah Tidar, Magelang, Jawa Tengah, 24-27 Oktober 2024. Kegiatan ini digelar untuk membangun soliditas dan menyelaraskan kerja kabinet pemerintahan baru.

Baca juga : Kasus Dugaan Korupsi di Direktorat Jenderal Perkeretaapian Seret Nama Joko Widodo

Dalam arahannya pada menteri, Prabowo meminta agar pembantunya gaspol mulai bekerja usai dilantik. Para menteri pun mulai bekerja usai mereka dilantik, seperti Menteri Luar Negeri Sugiono yang langsung kunjungan kerja ke luar negeri.

Namun, ada juga beberapa menteri yang menjadi sorotan lantaran blunder. Di antaranya Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Permasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra yang menyatakan peristiwa Mei 1998 bukan merupakan pelanggaran
berat HAM.

Menjelang 100 hari kerja pemerintahannya tersebut, Presiden Prabowo menyampaikan sejumlah janji, yang disampaikannya dalam Munas Konsolidasi Persatuan Kadin Indonesia, di Ritz-Carlton, Jakarta, Kamis, 16 Januari 2025.

Baca juga : Perluas Peluang Bisnis, Binaan PLN Kini Hadir di Bazar UMKM Indonesia KCIC

Dalam agenda pengukuhan Anindya Bakrie sebagai Ketua Umum Kadin periode 2024-2029 menggantikan Arsjad Rasjid itu, Prabowo menyinggung soal janji “kita akan bergerak secepat-cepatnya”, “kejutan besar”, hingga “kita akan kaget”.

Lantas, apa saja janji Prabowo menjelang 100 hari kerja pemerintahannya?

1. Prabowo janjikan kinerja kabinet akan ngebut setelah 6 bulan kerja

Prabowo mengatakan pemerintahannya ingin bergerak cepat. Namun, ia menyebut masalah saat ini adalah harus menyiapkan sumber daya manusia. Karena itu, ia meminta semua pihak bersabar. Setidaknya, kata dia, butuh waktu enam bulan untuk merasakan dampak dari kerja kabinetnya.

“Ini baru tiga bulan. Tunggu, sabar sedikit. Mungkin bulan ke lima ke enam saudara akan merasakan. Kita sekarang lari, kita akan cepat, kita akan bergerak dengan secepat-cepatnya,” kata Prabowo.

2. Prabowo janji beri kejutan besar

Di sisi lain, Presiden Prabowo juga mengatakan bahwa setelah masuk dalam pemerintahan dan dibantu oleh menteri-menteri Kabinet Merah Putih, pihaknya optimistis akan target pertumbuhan ekonomi tersebut. Kata dia, akan ada kejutan-kejutan besar di masa mendatang.

“Setelah saya masuk, dibantu oleh menteri-menteri saya, saya positif, kita akan bikin kejutan-kejutan besar di minggu-minggu dan bulan-bulan yang akan datang,” kata bekas Menteri Pertahanan itu.

3. Prabowo janji akan bikin kaget semua pihak karena swasembada pangan

Presiden Prabowo juga menjanjikan semua pihak akan kaget bila Indonesia benar-benar merealisasikan swasembada pangan lebih cepat dari target, yakni kurang dari empat tahun. Adapun sebelumnya Prabowo menargetkan Indonesia swasembada pangan dalam empat tahun ke depan.

“Target kita semakin jelas, swasembada pangan kita rencanakan 4 tahun. Ternyata kita akan kaget, jauh sebelum 4 tahun kita sudah swasembada pangan,” katanya.

4. Prabowo janji realisasikan swasembada energi

Presiden Prabowo juga menjanjikan Indonesia bisa merealisasikan swasembada energi. Sebab, menurut Ketua Umum Partai Gerindra ini, Indonesia memiliki banyak sumber daya energi hijau dibanding negara-negara lain. Pemerintah akan investasi besar-besaran.

“Mungkin tidak banyak negara di dunia yang memiliki green energy. Tapi, kita akan miliki energi terbarukan yang utuh dan yang substansial,” katanya.

Adapun dalam kesempatan tersebut, Prabowo turut menegaskan kepada seluruh jajaran di pemerintahan agar bekerja dan mengelola anggaran dengan efisien. Ia menyampaikan bahwa Indonesia adalah negara yang kaya. Karena itu, kata dia, perlu pengelolaan negara yang baik dan tidak ada celah pemborosan.

“Saya paham banyak, saya paham bahwa setiap organisasi apalagi yang sudah terbiasa bertahun-tahun dengan praktik-praktik tidak efisien pemborosan akan berusaha untuk mengakal-akali kita. Saudara-saudara, teknik akal-akalan itu semua saya paham,” kata Prabowo.

Prabowo pun menyampaikan bahwa dirinya percaya pemerintahannya dapat membawa Indonesia untuk bangkit dengan lebih disiplin dan efisien. Menurut dia, kebijakannya semata-mata untuk kepentingan bangsa dan rakyat Indonesia.

“Tidak ada kepentingan lain. Tidak ada orientasi lain. Untuk itu kita tidak akan ragu-ragu,” ujar dia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *