Jalan Regional Ring Road R3, Kunci Realisasi “Bogor Lancar”

Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim meninjau langsung Salah satu proyek andalan yang kini berjalan adalah penyelesaian Jalan Regional Ring Road (R3), jalur penghubung yang akan menyatukan Kecamatan Bogor Barat, Bogor Utara, Tanah Sareal, dengan Bogor Timur dan Bogor Selatan.

Satusuaraexpress.co | Bogor — Visi pembangunan Bogor Beres, Bogor Maju melalui misi Bogor Lancar terus diwujudkan secara bertahap. Salah satu proyek andalan yang kini berjalan adalah penyelesaian Jalan Regional Ring Road (R3), jalur penghubung yang akan menyatukan Kecamatan Bogor Barat, Bogor Utara, Tanah Sareal, dengan Bogor Timur dan Bogor Selatan.

Meninjau langsung lokasi pembangunan, Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim menyampaikan bahwa jalan ini bukan sekadar penghubung, melainkan bagian dari pengembangan wilayah yang menyeluruh. Jalur R3 nantinya juga akan dilengkapi jalur pejalan kaki (pedestrian) yang direncanakan merata di sepanjang jalan, tidak hanya di sebagian area saja.

“Karena kan ini bagian dari pengembangan wilayah Timur Bogor. Jadi nanti treatment-nya harus sama. Nggak bisa di Bogor Barat pakai pedestrian, di sini tidak. Ya harus satu paket pembangunan harus merata secara bertahap,” ujar Dedie, Rabu (26/8/2026).

Saat ini, pembangunan tengah berjalan pada segmen Katulampa Buleud hingga Katulampa Bendungan. Progres pengerjaan tahap awal bahkan menunjukkan hasil yang melampaui target rencana awal 3 persen, kini telah mencapai 8 persen, atau lebih cepat dari jadwal. Bagian ini dikerjakan PT Ramaijaya Purnasejati selama 150 hari kalender, dengan anggaran APBD sebesar Rp19,4 miliar untuk panjang 450 meter.

Baca jugaOptimalisasi Sektor Pertanahan, Pemkot Bogor Gandeng Kantah dan KPK Gali Potensi Pendapatan Daerah

Setelah segmen ini rampung, pembangunan akan berlanjut ke jembatan dan jalan lanjutan sepanjang sekitar 1,7 kilometer, membentang dari Sindangrasa hingga Sindangsari dan Wangun. Jembatan yang direncanakan panjangnya sekitar 60 meter, dengan akses jalan masuk masing-masing 10 meter di kedua sisi, menjadi kunci agar jalur ini bisa menyambung sepenuhnya.

“Kalau tidak kita cicil, ini pasti persoalannya akan tambah lama. Dan bagaimana mengurai kemacetan di tengah Kota Bogor jika ini terhambat? Karena ke depan ini salah satu alternatif atau solusi untuk memecah kemacetan di pusat kota,” tegas Dedie.

Manfaat lain juga dirasakan warga sekitar. Nilai hunian dan lahan di sepanjang jalur diperkirakan meningkat, akses transportasi terbuka, dan ruang untuk transportasi massal seperti Biskita tersedia.

“Warga sekitar akan punya hunian tepi jalan. Tentunya nilainya nanti kalau sudah ada jalan akan naik. Fasilitas masyarakat nanti bisa ada transportasi massal seperti Biskita dan lain sebagainya. Tapi intinya bahwa dengan adanya fasilitas ini di R3 ini akan tembus nanti Wangun, itu adalah untuk memecah kondisi kemacetan pusat kota,” tutup Dedie.

Baca jugaWakil Wali Kota Bogor Berbagi Ilmu Pemerintahan kepada Siswa Sekolah Bogor Raya

Kepala Dinas PUPR Kota Bogor, Juniarti Estiningsih, menjelaskan bahwa tahapan penyelesaian keseluruhan jalur R3 ditargetkan selesai pada akhir 2028, dan dapat digunakan masyarakat mulai tahun 2029. Saat ini, pengerjaan sedang fokus pada pemadatan dan pengerasan pondasi jalan, sebelum dilanjutkan pengecoran dengan sistem konstruksi rakitan.

“Tahapan segmen sampai tepi sungai Katulampa Bendungan ini kan sedang dikerjakan. Tahap berikutnya, 2027 kita lakukan pembebasan, 2028 konstruksi, 2029 Insyaallah bisa dipakai,” jelas Juniarti.

Kehadiran jalur R3 diharapkan mengubah peta pergerakan di Kota Bogor. Selama ini, arus kendaraan dari Cibinong maupun Dramaga yang menuju Ciawi, Sukabumi, dan Puncak harus melintas di pusat kota melalui Jalan Raya Tajur, sehingga menumpuk kemacetan. Nantinya, kendaraan dapat berbelok di Simpang Jambu Dua, masuk ke jalur R3, dan langsung menuju Wangun–Ciawi tanpa perlu menembus jantung kota.

Dengan selesainya seluruh trase R3, visi Bogor Beres, Bogor Maju pada misi Bogor Lancar bukan lagi sekadar cita-cita, melainkan kenyataan yang membawa kota lebih maju, terhubung, dan sejahtera.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *