Karumga Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Meninggal Dunia di Jakarta Selatan, Polisi Lakukan Penyelidikan Menyeluruh

IMG 20260726 WA0005
Karumga Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Meninggal Dunia di Jakarta Selatan, Polisi Lakukan Penyelidikan Menyeluruh.

Satusuaraexpress.co | Jakarta – Seorang pria bernama Sutrimo dilaporkan meninggal dunia pada Kamis (23/7/2026), di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Berdasarkan informasi yang dihimpun, almarhum diketahui merupakan kepala rumah tangga (Karumga) dari mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah.

Sutrimo ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri di halaman Klinik Mordent. Tak lama kemudian, korban segera dievakuasi menggunakan kendaraan ambulans menuju Rumah Sakit Muhammadiyah Taman Puring untuk mendapatkan pertolongan medis secepat mungkin.

Namun, setibanya di fasilitas kesehatan tersebut, pihak rumah sakit menyatakan bahwa nyawa Sutrimo tidak dapat diselamatkan dan dinyatakan sudah meninggal dunia.

Peristiwa yang menyita perhatian publik ini langsung merespons cepat pihak kepolisian. Polda Metro Jaya melalui Direktorat Reserse Kriminal Umum bersama jajaran Polres Metro Jakarta Selatan segera turun tangan untuk melakukan pendalaman terhadap seluruh rangkaian kejadian yang dialami almarhum.

Baca jugaFebrie Adriansyah Resmi Jadi Tersangka Dugaan Pencucian Uang, Ditahan 20 Hari di Rutan KPK

Langkah awal yang dilakukan petugas adalah mengumpulkan berbagai keterangan dari sejumlah pihak yang dianggap mengetahui peristiwa tersebut, baik secara langsung maupun tidak langsung.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto menyampaikan ucapan belasungkawa yang mendalam atas musibah ini.

IMG 20260726 WA0006

“Polda Metro Jaya menyampaikan turut berduka cita atas meninggalnya Saudara Sutrimo. Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan yang besar,” ujarnya, Minggu (26/7/2026).

Baca jugaHotman Paris Mundur dari Kuasa Hukum Febrie Adriansyah, Alasan Kesehatan yang Memerlukan Pengobatan ke Singapura

Dalam proses penyelidikan yang sedang berjalan, petugas telah melakukan klarifikasi secara mendalam kepada keluarga almarhum, pengemudi ambulans yang membawa korban, petugas rumah sakit, serta pihak-pihak lain yang memiliki keterkaitan dengan peristiwa ini.

“Penyidik juga tengah mendalami sejumlah dokumen pendukung, antara lain rekam medis, riwayat pemesanan ambulans, serta detail mengenai lokasi awal ditemukannya Sutrimo, ” ungkapnya.

Hingga saat ini, pihak kepolisian belum dapat memastikan penyebab pasti kematian almarhum. Kabid Humas menegaskan bahwa seluruh tahapan penyelidikan dilakukan dengan mengedepankan sikap profesionalisme dan kehati-hatian yang tinggi.

Baca jugaFrank Alexander Luapkan Kekecewaan Terhadap Langkah Hotman Paris Membela Febrie Adriansyah

“Penyelidikan dilakukan secara profesional, hati-hati, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku untuk memperoleh fakta secara utuh dan akurat. Karena prosesnya masih berjalan, kami belum dapat menyimpulkan penyebab pasti kematian almarhum,” jelasnya.

Polda Metro Jaya juga mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya. Masyarakat diminta untuk tidak berspekulasi maupun menyebarkan berita yang belum terverifikasi, guna menghindari kesimpangsiuran yang dapat merugikan pihak-pihak terkait.

Pihak kepolisian berjanji akan terus mengikuti perkembangan peristiwa ini dan menyampaikan hasil penyelidikan secara proporsional serta terbuka kepada publik. Informasi lebih lanjut akan disampaikan setelah seluruh fakta yang diperoleh benar-benar lengkap dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *