Memperkuat Ekonomi Akar Rumput, UMKM Jakbar Mulai Manfaatkan Kecerdasan AI

8e6cfe61a396a50aefa0e399b2e82c95
Memperkuat Ekonomi Akar Rumput, UMKM Jakbar Mulai Manfaatkan Kecerdasan AI.

Satusuaraexpress.co | Jakarta — Dalam upaya memperkokoh ketahanan ekonomi akar rumput, adaptasi teknologi digital bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kini melangkah lebih maju menuju pemanfaatan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).

Wali Kota Jakarta Barat, Dr. Iin Mutmainah,
menjelaskan bahwa ekosistem usaha yang tergabung dalam program Jakpreneur di wilayah Jakarta Barat telah memiliki pondasi digital yang cukup kokoh. Dari total 42.716 pelaku usaha yang tercatat aktif, sebanyak 95,31 persen di antaranya telah berhasil melakukan transformasi menuju sistem digital. Kondisi ini menjadi modal berharga yang membuka peluang besar bagi para pelaku usaha untuk mulai mengadopsi teknologi AI dalam operasional mereka sehari-hari.

“Kecerdasan buatan dapat menjadi pendorong utama transformasi, terutama bagi industri kreatif. Teknologi ini memungkinkan otomatisasi berbagai pekerjaan rutin, analisis data yang jauh lebih cepat dan akurat, serta penyesuaian layanan sesuai kebutuhan pelanggan semua itu bertujuan untuk meningkatkan kepercayaan dan kesetiaan konsumen,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menguraikan berbagai bentuk penerapan AI yang bisa dijalankan oleh UMKM. Dalam bidang pemasaran, misalnya, dapat digunakan sistem percakapan otomatis atau chatbot yang didukung teknologi pemahaman bahasa alami (Natural Language Processing), sehingga pelayanan kepada pembeli dapat berjalan terus-menerus tanpa terikat waktu.

Baca jugaTarget 1.000 UMKM Jakarta Barat Bersertifikat Halal pada 2026

Sementara itu, untuk pengelolaan usaha, teknologi analisis prediktif dapat membantu merencanakan persediaan barang dan mengendalikan pengeluaran agar lebih efisien.

Namun demikian, Iin juga mengingatkan bahwa perjalanan ini tidak lepas dari tantangan. Masih terdapat kesenjangan dalam tingkat pemahaman dan keterampilan digital, serta kekhawatiran terkait keamanan data usaha dan pelanggan.

Oleh karena itu, diperlukan dukungan berupa kebijakan yang mendukung seperti pemberian insentif bagi UMKM yang mau beradaptasi serta pengembangan sistem kecerdasan buatan buatan lokal yang terjangkau harganya dan dapat diakses oleh semua lapisan usaha.

Baca jugaKetua DPRD DKI Dukung Penuh Kolaborasi GENPRO untuk Perkuat UMKM DKI Jakarta

“Penggunaan AI harus tetap berada dalam kendali manusia, agar manfaatnya dapat dirasakan secara maksimal dan tetap diterapkan dengan prinsip tanggung jawab,” tegasnya.

Dengan adanya kerja sama yang terjalin antara pemerintah, lembaga pendidikan, dunia industri, dan komunitas UMKM, diharapkan langkah ini dapat mendukung terwujudnya Visi Jakarta 2035. Kota ini diharapkan menjadi kawasan yang maju, ramah lingkungan, dan menyertakan semua pihak, dengan ekosistem usaha kecil dan menengah yang kuat, tahan menghadapi gejolak ekonomi, serta mampu bersaing di tingkat dunia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *