Imbauan Kesiagaan Menghadapi Potensi Aksi Massa di Bundaran HI

IMG 20260611 WA0004 1

Satusuaraexpress.co | Jakarta — Seiring dengan beredarnya seruan aksi di media daring terkait informasi adanya potensi rencana aksi massa yang digagas oleh Brigade (BEM) Universitas Indonesia dengan tajuk #Menuju Indonesia Bangkrut, yang dijadwalkan berlangsung di kawasan Bundaran HI pada hari Jumat, 12 Juni 2026, seluruh pegawai diimbau agar dapat memahami dan menyiapkan langkah-langkah antisipasi yang diperlukan demi keamanan dan kelancaran aktivitas sehari-hari.

Berikut adalah hal-hal penting yang perlu diperhatikan:

Langkah Antisipasi dan Imbauan Umum

1. Hindari Area dan Rute Potensi Aksi

Kawasan Bundaran HI dan sekitarnya diperkirakan akan menjadi titik kumpul utama maupun jalur pergerakan peserta aksi. Oleh karena itu, kami menghimbau agar seluruh pegawai menghindari mendatangi atau melintasi area tersebut demi mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

2. Gunakan Jalur dan Transportasi Alternatif

Bagi yang biasanya menggunakan transportasi umum seperti Transjakarta, MRT, KRL, atau moda lainnya, disarankan untuk menghindari jalur dan koridor yang mengarah langsung ke lokasi aksi, antara lain:

– Jalan MH Thamrin
– Sekitar Bundaran HI
– Kawasan Dukuh Atas dan Tosari
– Bagian Jalan Jenderal Sudirman dari Dukuh Atas hingga Bundaran HI
– Simpang Sarinah dan kawasan selatan Kebon Sirih

Baca jugaAksi Unjuk Rasa di Silang Monas, Aktivis Minta Evaluasi Kinerja dan Copot Seskab Teddy

Carilah rute lain yang tidak melintasi zona tersebut agar perjalanan tetap aman dan lancar.

3. Waspadai Kemacetan dan Gangguan Lalu Lintas

Keberadaan kerumunan dan rekayasa arus lalu lintas berpotensi menimbulkan kepadatan yang cukup signifikan di sejumlah jalan utama. Jika memiliki perjalanan dinas ke luar kantor, sebaiknya berangkat lebih awal dan secara berkala memantau kondisi jalan terkini untuk mengatur waktu perjalanan dengan lebih baik.

4. Tetap Tenang dan Tidak Terprovokasi

Dalam situasi seperti ini, ketenangan dan kewaspadaan sangat diperlukan. Diharapkan seluruh pegawai tidak mendekati atau masuk ke dalam kerumunan massa, serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya atau tindakan yang dapat memicu ketegangan. Sikap bijak dan tidak terprovokasi adalah kunci utama menjaga keselamatan diri sendiri dan orang lain.

5. Pantau Informasi dari Sumber Resmi

Untuk mendapatkan gambaran situasi yang akurat dan terpercaya, ikuti perkembangan informasi yang disampaikan melalui saluran resmi pemerintah, kepolisian, maupun lembaga berwenang lainnya. Hindari menyebarkan berita yang belum terverifikasi agar tidak menimbulkan kekhawatiran yang tidak perlu.

6. Patuhi Arahan Petugas di Lapangan

Pihak kepolisian telah menyiapkan pengaturan rekayasa lalu lintas untuk mengendalikan arus kendaraan dan memastikan ketertiban. Diharapkan seluruh pegawai mematuhi pengalihan rute yang ditetapkan dan tidak memaksakan diri memasuki area yang dibatasi atau dianggap berisiko.

Baca jugaDPW Partai NasDem DKI Jakarta Gelar Aksi Unjuk Rasa di Depan Gedung Tempo

7. Tingkatkan Keamanan Aset dan Outlet

Bagi unit kerja, outlet, atau aset perusahaan yang berlokasi berdekatan dengan kawasan Bundaran HI atau jalur potensi aksi, dimohon untuk meningkatkan pengawasan dan penjagaan. Selalu berkoordinasi dengan petugas keamanan setempat guna memastikan perlindungan aset dan fasilitas tetap terjaga dengan baik.

Gambaran Jalur Alternatif Perjalanan

Sebagai panduan, berikut adalah rute perjalanan yang dapat ditempuh tanpa harus melintasi kawasan Bundaran HI:

✅ Menuju Jakarta Selatan

– Dari arah Jakarta Pusat / Utara: Gunung Sahari → Pasar Baru → Lapangan Banteng → Menteng → Imam Bonjol → Jalan HR Rasuna Said → Mampang atau Pancoran
– Dari arah Jakarta Barat: Tomang → Slipi → Palmerah → Jalan Gatot Subroto → Semanggi → Blok M
– Dari arah Monas / Gambir: Medan Merdeka Timur → Menteng → Diponegoro → Imam Bonjol → Jalan Rasuna Said → Jakarta Selatan

✅ Menuju Jakarta Timur

– Dari arah Jakarta Selatan: Pancoran → Kampung Melayu → Jatinegara → Cakung
– Dari arah Jakarta Barat: Tomang → Grogol → Jalan Letjen Suprapto → Cempaka Putih → Pulomas → Jakarta Timur
– Dari arah Monas: Lapangan Banteng → Senen → Salemba → Matraman → Jatinegara

✅ Menuju Jakarta Barat

– Dari arah Jakarta Selatan: Jalan Gatot Subroto → Palmerah → Slipi → Tomang → Grogol
– Dari arah Jakarta Timur: Matraman → Salemba → Senen → Gunung Sahari → Kemayoran → Grogol
– Dari arah Jakarta Pusat: Harmoni → Tomang → Grogol → Kebon Jeruk

✅ Menuju Jakarta Pusat

– Ke arah Gambir / Monas: Harmoni → Juanda → Lapangan Banteng → Gambir
– Ke arah Senen: Cempaka Putih → Salemba → Senen
– Ke arah Tanah Abang: Slipi → Palmerah → Tanah Abang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *