Dua Pelaku Curanmor di Kawasan Pancoran Berhasil Diamankan, Satu Lagi Masih Dalam Pengejaran

20260525 194806 scaled
Kapolsek Pancoran, Kompol Mansur (tengah) menyerahkan sepeda motor milik korban.

Satusuaraexpress.co | Jakarta — Keberhasilan tim kepolisian dari Polsek Pancoran dalam mengamankan dua orang pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) kembali menunjukkan kewaspadaan tinggi aparat dalam menjaga keamanan lingkungan.

Kapolsek Pancoran, Kompol Mansur mengatakan kejadian bermula saat tim patroli sedang berkeliling di wilayah hukum Polsek Pancoran, tepatnya di sekitar Jalan Buncit, di depan SMA Fatahillah. Saat itulah, warga sekitar melaporkan adanya tiga orang yang bergerak mencurigakan dan diduga kuat hendak melakukan aksi kejahatan.

“Mendapatkan informasi tersebut, tim patroli segera bergerak cepat menuju tempat kejadian perkara (TKP). Berkat respons cepat dan koordinasi yang baik, aparat berhasil mengamankan dua dari tiga tersangka yang ada di lokasi,” terang Mansur, Senin (25/5/2026) malam.

Sementara itu, satu orang lainnya sempat melarikan diri dan saat ini masih menjadi sasaran pengejaran pihak kepolisian.

Baca jugaPolsek Pesanggrahan Ungkap Sindikat Curanmor, 21 Unit Sepeda Motor Diamankan

Mansur, menyampaikan harapan agar masyarakat turut mendoakan agar pelaku yang masih buronan ini dapat segera tertangkap, mengingat ia dianggap sebagai pelaku utama dalam peristiwa tersebut.

“Alhamdulillah, dua orang berhasil kita amankan, satu melarikan diri dan masih proses pengejaran. Mohon doanya semoga dalam waktu dekat bisa tertangkap karena mereka adalah bagian dari pelaku utamanya,” ujar Mansur.

Setelah diamankan, kedua pelaku yang memiliki inisial AD dan M dibawa ke kantor Polsek untuk menjalani serangkaian proses hukum. Saat dilakukan penggeledahan pada tubuh dan barang bawaan, petugas menemukan sebilah senjata tajam jenis sajam serta alat pencuri berupa kunci pas atau yang sering dikenal masyarakat sebagai letter T. Selain itu, sepeda motor yang diduga menjadi sasaran atau barang bukti juga turut diamankan sebagai bahan penyelidikan.

Berdasarkan keterangan yang diperoleh, senjata tajam tersebut ternyata disiapkan para pelaku untuk menakut-nakuti warga apabila ada yang berusaha menghalangi atau mengejar aksi mereka.

“Sajam ini ditemukan dan mereka gunakan untuk menakut-nakuti warga saat dikejar. Mereka melarikan diri sambil mengeluarkan senjata tajam tersebut,” jelas Mansur.

Penyelidikan kemudian diperluas hingga ke tempat tinggal para pelaku untuk mengumpulkan bukti lebih lanjut. Namun, saat petugas tiba di lokasi yang dituju, tempat tersebut sudah kosong. Diduga, rekan atau kerabat mereka sudah lebih dulu mengetahui informasi penangkapan dan segera menyingkirkan jejak serta barang-barang yang dapat dijadikan barang bukti.

Dari hasil pemeriksaan intensif yang dilakukan pihak kepolisian, diketahui bahwa kedua pelaku yang diamankan adalah warga asal Cianjur. Keduanya bekerja sebagai pekerja harian lepas dengan profesi penjahit, ada yang berkeliling maupun menetap.

Baca jugaPolisi Ringkus 2 Residivis Spesialis Curanmor Di Tambora

Menurut pengakuan mereka, aksi kejahatan ini baru pertama kali dilakukan dan bermula dari ajakan teman mereka yang kini masih menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO). Saat itu, mereka berniat pulang ke kampung halaman, namun kemudian diajak oleh teman satu kampung tersebut untuk mengambil kendaraan bermotor.

Motif utama yang mendasari tindakan nekat ini diakui kedua tersangka karena desakan ekonomi dan kebutuhan rumah tangga yang mendesak. Mereka mengaku tidak memiliki keahlian khusus dalam melakukan pencurian, melainkan hanya diajak dan dipengaruhi oleh pelaku utama yang saat ini sedang diburu.

“Mereka mengaku belum pernah berbuat kejahatan serupa sebelumnya, hanya diajak oleh pelaku yang sedang kita kejar. Mereka belajar dan diajari cara melakukannya dari teman tersebut yang satu kampung,” ungkap Mansur.

Atas perbuatannya, AD dan M kini telah ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat dengan pasal 477 juncto 307 ayat 1 KUHP terkait tindak pidana pencurian dengan pemberatan. Sementara itu, pengejaran terhadap pelaku utama yang melarikan diri terus diintensifkan oleh tim satuan reskrim Polsek Pancoran.

Pihak kepolisian kembali meminta dukungan dan bantuan informasi dari masyarakat agar keamanan dan ketertiban di wilayah Jakarta Selatan, khususnya Pancoran, tetap terjaga dengan baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *