Dukcapil DKI Jakarta Luncurkan Alpukat Betawi 2.0, Layanan Adminduk Semakin Cepat, Aman, dan Mudah Diakses

IMG 20260521 WA0012
Dukcapil DKI Jakarta Luncurkan Alpukat Betawi 2.0, Layanan Adminduk Semakin Cepat, Aman, dan Mudah Diakses.

Satusuaraexpress.co | Jakarta — Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Provinsi DKI Jakarta secara resmi meluncurkan kembali aplikasi Alpukat Betawi versi 2.0 pada tanggal 20 Mei 2026. Pembaruan besar-besaran ini dilakukan untuk semakin memudahkan seluruh warga Jakarta dalam mengakses beragam layanan Administrasi Kependudukan (Adminduk) secara daring, kapan saja dan di mana saja.

Sejak pertama kali diperkenalkan pada tahun 2019, Alpukat Betawi telah menjadi aplikasi unggulan yang dikembangkan sebagai jawaban atas kebutuhan masyarakat Jakarta yang memiliki tingkat mobilitas dan aktivitas tinggi. Konsep layanan dalam genggaman yang ditawarkan saat itu kini disempurnakan lagi agar mampu mengikuti perkembangan kebutuhan warga dan kemajuan teknologi.

Kepala Dinas Dukcapil DKI Jakarta, Denny Wahyu Haryanto, menjelaskan bahwa pembaharuan dan pengembangan versi 2.0 ini merupakan langkah strategis. Pihaknya terus melakukan perbaikan menyeluruh agar sistem aplikasi menjadi jauh lebih cepat, praktis, dan nyaman digunakan.

Langkah ini diambil seiring dinamika yang berkembang di masyarakat serta meningkatnya harapan warga terhadap kualitas pelayanan, mulai dari performa sistem, penanganan kendala teknis, hingga kecepatan pemrosesan setiap permohonan layanan.

Baca jugaDukcapil DKI Jakarta Jangkau Pulau Sabira: Menjaga Ketepatan Data di Ujung Utara Ibu Kota

“Kami ingin memastikan aplikasi ini benar-benar memberikan solusi terbaik. Oleh karena itu, kami lengkapi dengan berbagai fitur baru yang lebih canggih dan bermanfaat,” ujar Denny Wahyu, Kamis (21/5/2026).

Berbagai fitur unggulan kini hadir dalam versi terbaru ini untuk menunjang kemudahan dan keamanan pengguna. Di antaranya adalah fitur verifikasi KYC (Know Your Customer) untuk memastikan keaslian data, fitur ingat saya yang berfungsi menyimpan Nomor Induk Kependudukan (NIK) agar tidak perlu memasukkan data berulang kali, serta fitur masuk menggunakan biometrik yang menjamin keamanan data pribadi pemohon.

Selain itu, tersedia pula fitur baru pencetakan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el) yang dapat dikirimkan langsung ke alamat pemohon, serta kemudahan akses masuk melalui Identitas Kependudukan Digital (IKD). Penambahan fitur login SSO dengan IKD ini dilakukan mengingat capaian aktivasi IKD warga DKI Jakarta telah mencapai angka 35,93 persen. Angka ini ternyata telah melampaui target nasional yang ditetapkan Direktorat Jenderal Dukcapil Kementerian Dalam Negeri RI, yaitu sebesar 30 persen.

Baca juga Dukcapil DKI Jakarta Catat 7.911 Jiwa Pendatang Baru Pascalebaran 2026

“Melihat antusiasme dan capaian yang sangat baik ini, kami mendesain fitur tersebut agar warga yang sudah memiliki identitas digital ini bisa mengakses layanan dengan lebih mudah dan praktis lagi,” tambah Denny.

Sementara itu, Kepala Unit Pengelola Teknologi Informasi dan Teknologi Dinas Dukcapil DKI Jakarta, Hari Wibowo, merinci ragam layanan utama yang kini dapat diakses melalui Alpukat Betawi 2.0. Masyarakat dapat mengurus pencetakan KTP-el, Kartu Keluarga (KK), Kartu Identitas Anak (KIA), hingga akta kelahiran, baik bagi penduduk yang sudah memiliki NIK maupun yang belum.

“Bagi masyarakat yang memerlukan bantuan teknis atau mengalami kendala saat menggunakan aplikasi, Dukcapil menyediakan layanan pendampingan melalui WA Jawara di nomor 0812-120-120-31 atau layanan telepon di nomor 1500-031. Kedua layanan ini dapat diakses langsung melalui menu bantuan yang tersedia di dalam aplikasi, ” ujarnya.

Baca jugaDukcapil Jakbar Lakukan Pendataan Pendatang Baru Pasca-Lebaran 2026 di Kelurahan Kapuk

Hari juga menjelaskan bahwa aplikasi ini ditujukan secara khusus bagi penduduk yang memiliki KTP-el DKI Jakarta. Sementara bagi penduduk yang berasal dari luar wilayah DKI Jakarta namun membutuhkan layanan Adminduk di ibu kota, seperti urusan pindah datang atau pencetakan dokumen serta warga Jakarta yang sedang dalam proses penataan data kependudukan sesuai domisili, pelayanan tetap disediakan melalui loket-loket resmi Dukcapil sesuai peraturan yang berlaku. Namun, setelah data mereka terverifikasi dan tercatat secara sah sebagai penduduk DKI Jakarta, akses layanan lewat Alpukat Betawi pun dapat segera digunakan.

“Setelah data pemohon diverifikasi dan terdaftar, akses layanan melalui aplikasi sudah bisa dilakukan,” tegas Hari.

Antusiasme masyarakat terhadap kehadiran versi baru ini terlihat sangat tinggi sejak hari pertama peluncuran. Tercatat sebanyak 345 akun baru langsung mendaftar untuk menggunakan layanan ini. Adapun alur penggunaannya cukup sederhana, di mana setelah akun terdaftar, pemohon cukup mengunggah dokumen atau berkas pendukung yang dibutuhkan dalam waktu maksimal tiga hari. Apabila melewati batas waktu tersebut, sistem akan secara otomatis mengembalikan proses ke awal atau pemohon perlu melakukan pengajuan ulang.

Komitmen Dinas Dukcapil DKI Jakarta dalam memberikan pelayanan terbaik tidak hanya diwujudkan melalui pengembangan layanan daring. Secara bersamaan, pelayanan tatap muka juga ditingkatkan dengan penambahan jam operasional. Kini tersedia layanan Jumat Petang yang beroperasi pukul 16.30 hingga 19.30 WIB pada minggu kedua setiap bulannya.

“Selain itu, ada pula program SAPA atau Sabtu Pelayanan Adminduk yang diadakan pada waktu tertentu di setiap wilayah administrasi, serta layanan jemput bola yang disambangi langsung ke sekolah, lingkungan permukiman, hingga kawasan perkantoran, ” jelasnya.

Bagi masyarakat yang ingin mengetahui informasi lebih lengkap dan rinci mengenai seluruh layanan yang ada, dapat mengunjungi kanal informasi resmi, akun media sosial @dukcapiljakarta, maupun mengakses situs resmi di alamat https://kependudukancapil.jakarta.go.id. Dengan berbagai pembaruan dan kemudahan yang disajikan, Dukcapil DKI Jakarta semakin menegaskan posisinya sebagai pelayanan publik yang sigap, modern, dan benar-benar hadir melayani warga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *