Semarak Laga Persija Vs Persib Menggema di Polsek Pesanggrahan, Nobar Kondusif Penuh Kebersamaan

IMG 20260510 162000 scaled
Semarak Laga Persija Vs Persib Menggema Juga di Polsek Pesanggrahan, Nobar Kondusif Penuh Kebersamaan.

Satusuaraexpress.co | Jakarta — Suasana riuh dan penuh semangat yang mewarnai pertarungan seru antara Persija Jakarta dan Persib Bandung di Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur pada Minggu (10/5/2026) sore, ternyata tidak hanya terasa di lokasi pertandingan.

Ribuan kilometer jauhnya, di kawasan Jakarta Selatan, kegembiraan dan ketegangan yang sama juga terasa menyelimuti halaman Mapolsek Pesanggrahan yang berubah menjadi pusat keramaian, tempat diadakannya penontonan bersama yang diselenggarakan secara resmi.

Halaman luas di lingkungan kepolisian itu tampak berubah wajah. Layar besar dipasang kokoh agar dapat dilihat dengan jelas dari segala sudut, sementara tenda-tenda didirikan untuk melindungi para penonton dari terik matahari maupun kemungkinan turunnya hujan.

Sejumlah kipas angin besar pun disusun di beberapa titik, menghembuskan angin sejuk sebagai upaya memberikan kenyamanan maksimal bagi semua orang yang datang, baik para pendukung setia Persija yang dikenal dengan sebutan Jakmania maupun warga masyarakat umum.

Baca jugaPatrick Kluivert Resmi Berpisah dengan Timnas Indonesia, Ini Pesan Erick Thohir

Antusiasme warga begitu tinggi sehingga jumlah penonton meluber hingga mendekati pagar batas kawasan, membentuk lautan manusia yang dipenuhi warna kebanggaan dan harapan.

Sejak awal acara dimulai, suasana sudah terasa hangat dan akrab. Hadir langsung di tempat, Kapolsek Pesanggrahan, Kompol Seala Syah Alam, bersama Danramil 04 Kebayoran Lama, Mayor ARH Ulung Kukuh Gumelar, tidak hanya memantau jalannya acara, tetapi ikut membaur dan duduk bersama di antara kerumunan penonton.

Kehadiran mereka menambah rasa aman sekaligus menegaskan semangat persatuan yang ingin dibangun. Tampak pula banyak keluarga yang datang bersama-sama, di mana orang tua membawa anak-anaknya untuk ikut merasakan semangat persepakbolaan tanah air, menjadikan momen ini bukan sekadar acara menonton, melainkan juga sarana berkumpul dan bersenang-senang bersama orang terdekat.

Ketika pertandingan dimulai, halaman Mapolsek seketika bergema oleh sorak-sorai dan yel-yel yang disuarakan dengan sepenuh hati. Suara tabuhan gendang besar yang dimainkan oleh kelompok Jakmania menyatu dengan nyanyian-nyanyian pembangkit semangat, menciptakan irama yang mendayu dan membakar semangat semua orang yang hadir.

Setiap kali bola bergerak mendekati gawang lawan maupun gawang sendiri, suasana berubah seketika kadang dipenuhi harapan yang tegang, kadang dipenuhi kegembiraan yang meluap-luap.

Baca jugaBanjir Kali Uangan Rendam Ratusan Rumah di Ulujami, Polsek Pesanggrahan Segera Beri Bantuan

Ketika Alaaeddine Ajaraie mencetak gol pembuka bagi Persija pada menit ke-20, sorakan kegembiraan meledak seolah-olah kemenangan sudah ada di genggaman.

Namun, ketegangan kembali meningkat saat Adam Alis mencetak dua gol berturut-turut pada menit ke-28 dan ke-38 untuk membawa Persib memimpin kedudukan. Sepanjang babak kedua, harapan dan usaha membalikkan kedudukan terus tergambar dari raut wajah dan suara dukungan yang tidak pernah berhenti mengalir, meskipun pada akhirnya pertandingan berakhir dengan kedudukan 1-2 untuk kemenangan Persib.

Meskipun hasil pertandingan tidak sesuai harapan para pendukung Persija, suasana tetap terjaga baik dan penuh rasa persaudaraan.

Kompol Seala Syah Alam menjelaskan bahwa penyelenggaraan acara ini didasari oleh keinginan untuk menampung antusiasme besar para pendukung yang tersebar di empat kawasan utama di wilayah Pesanggrahan.

“Daripada tersebar di berbagai tempat dan menimbulkan risiko keamanan, lebih baik kita satukan semangat dan kegembiraan di satu tempat yang aman dan nyaman,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa kehadiran perwakilan dari unsur kepolisian, militer, dan pemerintahan daerah menjadi bukti upaya bersama untuk menjaga ketertiban sekaligus mempererat hubungan antara aparat dan masyarakat.

Baca jugaEks Pelatih Timnas Indonesia Jadi Duta Humas Kepolisian Yeongdeok

Sementara itu, Mayor ARH Ulung Kukuh Gumelar menekankan bahwa momen seperti ini memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar olahraga. Acara penontonan bersama menjadi sarana yang efektif untuk memperkuat persatuan dan kekompakan, yang pada akhirnya akan berdampak positif dalam menjaga keamanan serta ketertiban di wilayah sekitar maupun di seluruh wilayah Jakarta.

“Bagi para Jakmania yang hadir, meskipun tim kesayangannya belum berhasil meraih kemenangan, kebersamaan yang terjalin dan kesempatan untuk terus menyuarakan dukungan menjadi kenangan yang tak terlupakan, ” ujarnya.

Ketika pertandingan berakhir dan layar mati perlahan, kerumunan mulai bubar secara tertib. Tidak terdengar suara perselisihan atau ketidaksenangan yang meledak-ledak; sebaliknya, tampak banyak orang yang masih berbincang-bincang sambil tersenyum, saling bertukar pandangan mengenai jalannya pertandingan sebelum akhirnya pulang ke rumah masing-masing.

Acara penontonan bersama di halaman Mapolsek Pesanggrahan itu menjadi bukti nyata bahwa semangat persepakbolaan dapat menjadi jembatan persatuan, di mana kegembiraan, harapan, dan rasa persaudaraan tumbuh subur berdampingan dengan rasa aman dan tertib.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *