Satusuaraexpress.co | Jakarta — Luapan Kali Uangan menyebabkan banjir yang merendam kawasan Kelurahan Ulujami, Kecamatan Pesanggrahan, menjadikan ratusan rumah warga terendam air pada hari Jumat pagi. Lokasi terdampak utama berada di Jl. Swadarma Utara IV RT 005/01, di mana kondisi alam semula yang tenang berubah menjadi pemandangan hamparan air yang menyelimuti permukaan jalan dan pekarangan rumah.
Berdasarkan data yang dihimpun dari berbagai unsur terkait, banjir ini memberikan dampak luas terhadap kehidupan masyarakat setempat. Sebanyak 801 kepala keluarga atau sekitar 2.334 jiwa terkena imbasnya, dengan jumlah rumah yang terendam mencapai 514 unit.
“Ketinggian air pada awal kejadian mencapai sekitar 50 sentimeter, membuat sebagian warga terpaksa mengungsi sementara atau berlindung di bagian atas rumah mereka, ” kata Kapolsek Pesanggrahan, Kompol Seala Syah Alam, Sabtu (24/1/2026).

Menanggapi kondisi darurat tersebut, Polsek Pesanggrahan bergerak cepat dengan melakukan dua kegiatan utama sekaligus pemantauan kondisi lokasi banjir dan penyaluran bantuan makanan kepada warga terdampak. Kegiatan ini turut melibatkan unsur Tentara Nasional Indonesia (TNI) serta perwakilan Pemerintah Daerah setempat untuk memastikan koordinasi yang baik.
Di lokasi kejadian, Kompol Seala menjelaskan bahwa bantuan makanan yang didistribusikan berasal dari dapur umum Polres Metro Jakarta Selatan.
“Sejak pagi kami lakukan pemantauan di lokasi banjir sekaligus mendistribusikan bantuan makanan kepada warga terdampak melalui dapur umum Polres Metro Jakarta Selatan,” ucapnya sambil mengawasi proses pendistribusian.
Sebanyak 700 nasi bungkus disiapkan dan diberikan secara door to door oleh tim yang dibentuk. Cara penyaluran ini dipilih untuk memastikan setiap bantuan bisa diterima langsung oleh masyarakat yang membutuhkan, tanpa ada kesenjangan atau hambatan dalam prosesnya.
“Kami pastikan bantuan ini benar-benar sampai ke warga. Ini adalah bentuk kepedulian Polri sekaligus kehadiran negara di tengah masyarakat yang sedang mengalami musibah,” tambah Kompol Seala dengan nada penuh perhatian.
Baca juga : Protes Aturan Pembatasan Usia Kendaraan, ratusan Sopir Angkot Kepung Balai Kota Bogor
Turut hadir dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan tersebut adalah sejumlah perwakilan dari berbagai pihak, antara lain Danramil 04 Pesanggrahan Mayor Arh Ulung Kokoh Gumelar, Camat Pesanggrahan Angga Saputra, Lurah Ulujami, serta para ketua RW dan RT di wilayah terkait. Kehadiran mereka menunjukkan kolaborasi yang erat antar unsur dalam menangani situasi darurat ini.
Seiring berjalannya waktu, kondisi banjir mulai menunjukkan perbaikan. Ketinggian air yang semula mencapai 50 sentimeter kini telah berangsur surut menjadi sekitar 15 sentimeter. Sejalan dengan itu, warga mulai melakukan aktivitas pembersihan rumah dan lingkungan sekitar, dengan didampingi oleh unsur tiga pilar (Polri, TNI, dan Pemerintah Daerah) untuk memberikan bantuan serta rasa aman kepada masyarakat.
“Kehadiran Polri, TNI, dan pemerintah daerah diharapkan bisa memberikan rasa aman serta membantu meringankan beban masyarakat terdampak banjir,” jelas Seala.
Secara keseluruhan, proses pemantauan dan penyaluran bantuan berlangsung dengan lancar, aman, tertib, dan kondusif, tanpa adanya kejadian yang menonjol atau mengganggu jalannya kegiatan. Masyarakat terdampak juga menunjukkan rasa syukur atas kecepatan tanggapan yang diberikan oleh pihak berwenang.













