Pameran Travel Switzerland Hadir di Stasiun Whoosh Halim: Merayakan Mobilitas, Hubungan Bilateral, dan Keindahan Perjalanan Kereta Api

IMG 20260427 WA0003
Pameran Travel Switzerland Hadir di Stasiun Whoosh Halim: Merayakan Mobilitas, Hubungan Bilateral, dan Keindahan Perjalanan Kereta Api.

Satusuaraexpress.co | Jakarta — Switzerland Tourism, Swiss Travel System AG, Kedutaan Besar Swiss di Indonesia, dan KCIC meresmikan Pameran Travel Switzerland di Stasiun Whoosh Halim hari ini. Pameran ini akan dibuka untuk umum mulai tanggal 24 April hingga 24 Mei 2026, menawarkan pengalaman mendalam tentang keindahan perjalanan kereta api di Swiss sekaligus merayakan dua tonggak sejarah penting: peringatan 10 tahun Grand Train Tour of Switzerland dan 75 tahun hubungan diplomatik antara Swiss dan Indonesia.

Terletak di salah satu pusat transportasi utama Indonesia, Stasiun Whoosh Halim menjadi lokasi yang sangat tepat untuk pameran ini. Pengunjung akan diajak mengenal Swiss melalui salah satu pengalaman perjalanan paling ikoniknya. Grand Train Tour of Switzerland menyatukan berbagai perjalanan kereta api panoramis negara tersebut menjadi satu rute spektakuler sepanjang 1.280 kilometer.

“Rute ini membawa wisatawan melewati kota-kota yang memikat, desa-desa yang indah di kawasan Pegunungan Alpen, situs Warisan Dunia UNESCO, serta sejumlah landmark paling terkenal di Swiss, ” kata Dwiyana Slamet Riyadi selaku Presiden Dirut KCIC, Senin (27/4/2026).

Baca jugaKCIC Luncurkan HSR Training Batch V, Transfer Teknologi Kereta Cepat Mencapai 80 Persen

Dwiyana menyambut baik kolaborasi ini sebagai langkah penting untuk memperluas eksposur internasional Whoosh. Kolaborasi ini menjadi momentum penting bagi Whoosh untuk memperluas eksposur internasional sekaligus memperkuat posisinya sebagai layanan transportasi berkelas dunia. Kehadiran Pameran Travel Switzerland di Stasiun Halim menunjukkan bahwa Whoosh tidak hanya menjadi solusi mobilitas, tetapi juga wadah bagi kerja sama antarnegara.

“Melalui pengaitan dengan Grand Train Tour of Switzerland sebagai ikon global perjalanan kereta api, kami berharap dapat memperkenalkan Whoosh kepada khalayak yang lebih luas, sekaligus menginspirasi penumpang dan menegaskan komitmen kami untuk menghadirkan pengalaman perjalanan yang berkualitas, andal, dan nyaman,” tegasnya.

Melalui kerja sama dengan KCIC, pengunjung Stasiun Whoosh Halim dapat mengenal lebih dekat sistem perkeretaapian Swiss yang terkenal efisien dan andal. Mereka juga akan mempelajari selengkapnya tentang Grand Train Tour of Switzerland, rutenya yang menakjubkan, dan sistem transportasi umum terpadu yang membuat perjalanan di seluruh negeri menjadi lancar dan menyenangkan.

Duta Besar Swiss untuk Indonesia, Timor-Leste, dan ASEAN Olivier Zehnder, menekankan makna mendalam di balik pameran ini. “Di Swiss, kereta api bukan hanya alat transportasi; ini adalah salah satu cara terindah untuk mengenal negara kami. Menyelenggarakan pameran ini di Stasiun Whoosh Halim memiliki makna yang sangat khusus, karena mempertemukan dua negara yang memahami bagaimana mobilitas dapat menyatukan masyarakat, membuka wawasan, dan menciptakan peluang baru,” ujarnya.

Baca jugaAda Pemindahan Kabel Saluran Udara Tegangan Tinggi, KCIC Sesuaikan Jadwal Perjalanan

Sementara, Direktur Switzerland Tourism untuk Asia Tenggara Batiste Pilet, menyampaikan antusiasmenya terhadap kesempatan untuk memperkenalkan Swiss kepada masyarakat Indonesia. Menurutnya, rand Train Tour of Switzerland menawarkan cara unik bagi wisatawan untuk merasakan keberagaman negara kami mulai dari perjalanan kereta dengan pemandangan indah dan lanskap pegunungan yang menakjubkan, hingga kota-kota bersejarah dan landmark budaya yang kaya.

“Dalam rangka peringatan 10 tahunnya, kami dengan senang hati membawa kisah ini ke Indonesia dan mengajak pengunjung untuk mengenal Swiss sebagai destinasi di mana perjalanannya sendiri merupakan bagian dari pengalaman yang tak terlupakan,” katanya.

Pameran ini memiliki makna yang sangat khusus pada tahun 2026, seiring dengan peringatan 75 tahun hubungan diplomatik Swiss dan Indonesia. Dalam konteks ini, inisiatif tersebut mencerminkan bagaimana pariwisata dan mobilitas dapat menjadi wujud nyata dari hubungan bilateral yang lebih luas yang dibangun tidak hanya melalui kerja sama resmi, tetapi juga melalui pertukaran antarmanusia, tempat, dan gagasan.

Pameran Travel Switzerland di Stasiun Whoosh Halim adalah kesempatan langka bagi masyarakat Indonesia untuk merasakan keindahan Swiss tanpa harus bepergian jauh, sekaligus merayakan hubungan persahabatan yang telah terjalin selama tujuh puluh lima tahun antara kedua negara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *