Penataan Wilayah Bogor Barat Terus Berlanjut, Walikota Pastikan Jalan KH Abdullah Bin Nuh Semakin Tertata

IMG 20260421 WA0003
Penataan Wilayah Bogor Barat Terus Berlanjut, Walikota Pastikan Jalan KH Abdullah Bin Nuh Semakin Tertata.

Satusuaraexpress.co | Bogor — Kota Bogor terus berbenah. Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menegaskan komitmennya untuk terus melanjutkan program penataan wilayah, khususnya di Kecamatan Bogor Barat. Hal tersebut disampaikannya usai memimpin apel pagi di lahan eks Pedagang Kaki Lima (PKL) yang rencananya akan dibangun menjadi Pos Pemadam Kebakaran Sektor Bogor Barat.

Bagi Dedie, Jalan KH Abdullah Bin Nuh memiliki nilai strategis yang sangat penting. Jalan ini bukan sekadar akses transportasi, melainkan gerbang utama atau “etalase” Kota Bogor yang menjadi wajah pertama yang dilihat oleh masyarakat dan wisatawan yang masuk ke kota ini.

“Jalan KH Abdullah Bin Nuh itu merupakan area masuk Kota Bogor atau etalase Kota Bogor. Jadi saya ingin memastikan bahwa jalan ini semakin hari semakin tertata,” ucap Dedie, Selasa (21/4/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Dedie melakukan pengecekan menyeluruh terhadap kondisi lingkungan sekitar. Ia meninjau langsung kondisi jalur hijau, saluran air, trotoar, hingga lokasi pembangunan pos pemadam kebakaran yang baru.

Baca jugaEdufair 2026: Jembatan Pelajar Bogor Menuju Pendidikan di Inggris

Saat peninjauan, terlihat upaya nyata pembenahan yang sedang berjalan. Salah satu temuan yang langsung mendapat perhatian adalah adanya saluran air yang tertutup oleh tumpukan batu di area jalur hijau yang sebelumnya ditempati oleh PKL. Selain itu, area bekas lapak PKL yang sudah ditertibkan beberapa waktu lalu juga kembali dibersihkan secara maksimal.

“Sudah kita tertibkan, kemudian keindahannya juga kita jaga dan rawat. Karena di Jalan Abdullah Bin Nuh terdapat beberapa unit kerja Pemkot Bogor, mulai dari Damkar hingga puskesmas kelurahan, yang menurut saya juga harus mendapat perhatian,” tambahnya.

Sementara itu, pembangunan Pos Pemadam Kebakaran yang baru menjadi fokus utama di lokasi tersebut. Kantor Damkar yang lama di Jalan KH Abdullah Bin Nuh saat ini kondisinya sudah tidak layak huni dan beroperasi, dikarenakan terjadi longsor di bagian depan bangunan. Oleh karena itu, proses relokasi dan pembangunan gedung baru akan segera dilakukan.

Baca jugaPenataan Trotoar Jalan Raya Bogor: Kembalikan Fungsi dan Kelancaran Lalu Lintas

Menurut rencana, tahun ini akan langsung dilakukan tahap perencanaan sekaligus pembangunan fisik. Lahan yang disediakan pun jauh lebih luas dan representatif dibandingkan lokasi lama.

“Tahun ini perencanaan sekaligus pembangunan di atas lahan 2.000 meter persegi, sedangkan yang sekarang hanya 500 sampai 600 meter persegi,” jelasnya.

Dengan adanya penataan ini, diharapkan kawasan Bogor Barat tidak hanya menjadi lebih rapi dan indah dipandang, tetapi juga lebih fungsional, aman, dan nyaman bagi seluruh masyarakat yang beraktivitas di sana.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *