Penataan Trotoar Jalan Raya Bogor: Kembalikan Fungsi dan Kelancaran Lalu Lintas

IMG 20260410 WA0004
Penataan Trotoar Jalan Raya Bogor: Kembalikan Fungsi dan Kelancaran Lalu Lintas.

Satusuaraexpress.co | Jakarta — Suasana berbeda terasa di sepanjang Jalan Raya Bogor, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur. Sekitar 150 personel gabungan turun ke jalan untuk melakukan penataan dan pengembalian fungsi trotoar yang selama ini disalahgunakan. Operasi besar-besaran ini dipimpin langsung oleh Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Jakarta Timur, Muhammadong.

Kegiatan diawali dengan apel kekuatan yang digelar di halaman parkir kantor Unit Pengelola Angkutan Sekolah (Upas) Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Jalan Raya H. Bokir, Kelurahan Dukuh, Kecamatan Kramat Jati.

Dalam apel tersebut, hadir berbagai unsur instansi terkait, mulai dari Camat Ciracas Panangaran Ritonga, Kasat Pol PP dari 6 kecamatan, hingga gabungan unsur TNI, Polri, PPSU, Linmas, Sudin Lingkungan Hidup, dan Sudin Perhubungan Jakarta Timur. Kehadiran berbagai elemen ini menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam menciptakan ketertiban.

Usai pembekalan, rombongan personel langsung bergerak menuju lokasi sasaran. Penataan dilakukan mulai dari Simpang Hek hingga Perempatan Pasar Rebo. Langkah utama yang diambil adalah menertibkan dan mengamankan lapak-lapak pedagang kaki lima yang memanfaatkan area trotoar dan bahu jalan untuk berdagang.

Baca jugaGerak Cepat Wali Kota Jakarta Barat Bersihkan Trotoar:  Pulihkan Hak Pejalan Kaki di Kawasan Hankam

Proses penertiban tidak berlangsung mulus sepenuhnya. Sempat terjadi kericuhan saat sejumlah pedagang buah-buahan menunjukkan perlawanan dan menolak barang dagangan mereka diangkut oleh petugas. Namun, situasi dapat segera diredakan dan dikendalikan setelah personel dari unsur Garnisun turun tangan membantu pengamanan, sehingga kegiatan dapat dilanjutkan kembali dengan aman dan tertib.

Muhammadong menegaskan bahwa seluruh tindakan yang dilakukan oleh tim gabungan dilaksanakan dengan prinsip humanis, persuasif, dan profesional. Menurutnya, kehadiran petugas bukan bermaksud menekan atau memusuhi pedagang, melainkan untuk menata dan memberikan solusi demi kenyamanan bersama.

“Tujuannya agar memberikan rasa keamanan dan ketertiban pada masyarakat pengguna jalan, baik pejalan kaki maupun pengendara,” ujarnya.

Baca jugaPemkot Jakarta Barat Bakal Tertibkan Pedagang Hewan Kurban di Trotoar

Lebih jauh, ia menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari instruksi pimpinan serta menindaklanjuti banyaknya aduan masyarakat yang masuk melalui sistem CRM. Keluhan utama yang muncul adalah maraknya pedagang yang menempati trotoar pada sore hari, yang berdampak langsung pada kemacetan lalu lintas di jam pulang kantor, khususnya di ruas dari arah Cililitan menuju Pasar Rebo.

“Kita lakukan penertiban sore hari karena ramainya sore mereka berjualan, sehingga lalu lintas macet saat jam pulang kantor,” jelas Muhammadong.

Untuk memastikan hasil yang berkelanjutan dan mencegah masalah yang sama terulang, Satpol PP dan tim gabungan berencana melakukan pengawasan rutin setiap hari selama minimal dua minggu ke depan. Selain itu, akan didirikan pula posko terpadu yang berfungsi khusus memantau dan mencegah pedagang yang masih nekad menggelar lapak di area terlarang. Upaya ini diharapkan mampu mengembalikan fungsi trotoar sebagai jalur pejalan kaki yang aman dan menjaga kelancaran arus lalu lintas ibu kota.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *