Satusuaraexpress.co | Jakarta — Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, menjadi pusat perhatian sebagai lokasi terjadinya puncak arus mudik Lebaran tahun ini. Menurut Kepala Terminal, Revi Zulkarnain, jumlah penumpang bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) diperkirakan melampaui 5.000 orang hingga tengah malam, dengan lonjakan tajam dibandingkan hari sebelumnya yang hanya mencapai 4.000 orang.
Berdasarkan data pengelola terminal, sebanyak 3.018 pemudik telah berangkat hingga pukul 13.00 WIB, dan jumlah tersebut meningkat menjadi 3.892 orang pada pukul 17.00 WIB. Proyeksi ini terus bertambah seiring dengan keberangkatan armada bus yang direncanakan pada malam hari.
Pergerakan pemudik terbagi dalam beberapa gelombang dengan destinasi yang menyebar ke berbagai wilayah di Jawa dan Sumatra. Keberangkatan pada pagi hingga siang hari didominasi oleh tujuan Jawa Tengah, Padang, dan Palembang. Sedangkan pada sore hingga malam hari, fokus keberangkatan berpindah ke wilayah Lampung, Jawa Tengah, dan Jawa Barat, dengan beberapa kota favorit seperti Tasikmalaya, Garut, dan Cianjur.
Baca juga : Anggota DPRD DKI Hardiyanto Kenneth Sidak Terminal Kalideres, Pastikan Masyarakat Mudik dengan Nyaman
“Secara keseluruhan, destinasi favorit pemudik mencakup Surabaya, Malang, Purwokerto, Pekalongan, Tegal, Cilacap, Yogyakarta, serta Padang dan Palembang di Sumatera,” kata Revi, Jumat (20/3/2026).
Pihak terminal memastikan ketersediaan tiket pembelian langsung (offline) tetap mencukupi, dengan seluruh loket masih aktif melayani transaksi. Calon penumpang diimbau untuk tidak panik, mengingat pengelola telah berkoordinasi intensif dengan perusahaan otobus dan menyediakan armada tambahan untuk mengantisipasi lonjakan jumlah pemudik di luar prediksi.
Untuk menjaga keamanan dan kelancaran arus mudik, sebanyak 120 petugas gabungan telah disiagakan. Personil ini berasal dari berbagai elemen yaitu Polri, TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Pemadam Kebakaran, Senkom, dan Pramuka.
Baca juga : Ketegangan di Terminal Kp. Rambutan: Ketika Seragam dan Tiket Bus Bertemu dalam Kesalahpahaman
“Posko pelayanan utama didirikan di tengah terminal, ditambah enam posko tambahan di titik strategis seperti jalur keberangkatan Sumatera, Jawa Barat, Jawa Tengah, serta pintu masuk terminal untuk mengawasi pergerakan dan penumpukan penumpang, ” ujarnya.
Selain posko keamanan, terminal juga menyediakan fasilitas pendukung penting seperti posko ramp check untuk menguji kelayakan kendaraan dan posko kesehatan untuk pengemudi. Fasilitas lain yang ditambah meliputi ruang tunggu, ruang laktasi bagi ibu menyusui, serta fasilitas pijat gratis yang dikelola oleh tenaga tunanetra dari Dinas Sosial yang diberdayakan khusus untuk kesempatan ini.













