Untuk Kedaulatan Profesi, Perkumpulan Guru Madrasah Akan Gelar Aksi Damai di Depan Gedung DPR RI

IMG 20260209 WA0000

Satusuaraexpress.co | Jakarta — Perkumpulan Guru Madrasah (PGM) akan menyelenggarakan aksi damai yang bertujuan untuk menyampaikan pendapat dan aspirasi bersama bagi seluruh guru madrasah swasta di Indonesia. Kegiatan ini akan berlangsung pada hari Rabu, tanggal 11 Februari 2026, bertempat di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI.

Dalam pesan yang disampaikan kepada seluruh guru madrasah swasta se-Indonesia, PGM mengingatkan agar para pendidik tetap istiqomah dalam menjalankan tugas mendidik anak bangsa dengan penuh rasa cinta dan keikhlasan. Semangat tersebut menjadi landasan utama dalam perjuangan yang dilakukan untuk memperjuangkan hak-hak dan kesejahteraan guru madrasah swasta.

PGM secara resmi mengundang, mengajak, dan memanggil seluruh guru madrasah swasta di seluruh Indonesia, khususnya yang berada di Pulau Jawa, untuk bergabung dalam “Aksi Guru Madrasah Swasta Bersatu”. Kegiatan ini dirancang sebagai wadah kolaboratif untuk menyampaikan harapan bersama kepada pemerintah dan lembaga negara terkait.

Baca juga : Cuaca Ekstrem Menghantui Jakarta, Disdik DKI Instruksikan Sekolah Terapkan PJJ Hingga 28 Januari

Secara terstruktur, terdapat tiga tuntutan utama yang akan disampaikan melalui aksi ini:

1. Permintaan kepada DPR RI agar secara serius mendorong penghapusan segala bentuk diskriminasi terhadap guru madrasah swasta dan lembaga madrasah swasta dalam semua aspek.

2. Ajakan kepada Pemerintah Republik Indonesia, khususnya Presiden RI, agar guru madrasah swasta dapat diikutsertakan dalam seleksi perekrutan Guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan ditempatkan baik di madrasah negeri maupun swasta.

3. Permohonan bantuan kepada Presiden RI dan Menteri Agama agar tunjangan serifikasi serta tunjangan lainnya bagi guru madrasah swasta dapat dibayarkan secara teratur setiap tanggal 1 setiap bulan, mengikuti sistem penggajian yang konsisten.

Bagi rekan-rekan guru madrasah swasta yang berada di bawah naungan pimpinan wilayah atau pimpinan daerah di luar Pulau Jawa dan tidak dapat hadir secara langsung di Jakarta, PGM mengajak untuk menyelenggarakan aksi damai dengan tuntutan yang sama di masing-masing daerah. Pesan yang disampaikan sangat tegas: “Ingat perjuangan ini siapa lagi kalau bukan KITA.”

Demikian pernyataan dan undangan ini disampaikan, dengan harapan agar Allah Subhanahu Wata’ala memberikan kekuatan dan kemudahan dalam perjuangan untuk kesejahteraan dan martabat guru madrasah swasta di tanah air.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *