Terungkap, Ini Identitas Dua Kerangka Mayat yang Ditemukan di Kwitang

IMG 20251107 WA0004
Laboratorium Kedokteran dan Kesehatan (Labdokkes) Polri menggelar konferensi pers di Rumah Sakit Polri Kramatjati, Jakarta Timur.

Satusuaraexpress.co | Jakarta — Laboratorium Kedokteran dan Kesehatan (Labdokkes) Polri menggelar konferensi pers di Rumah Sakit Polri Kramatjati, Jakarta Timur, pada hari ini, pukul 11.00 hingga 11.33 WIB. Konferensi pers ini bertujuan untuk mengumumkan hasil tes DNA terhadap dua kerangka mayat yang ditemukan di daerah Kwitang beberapa waktu lalu.

Brigjen Sumy Hastry Purwanti, Kepala Biro Labdokkes Polri, memimpin langsung konferensi pers tersebut. Dalam penjelasannya, Brigjen Sumy Hastry Purwanti menyampaikan bahwa kerangka tersebut diterima dalam dua kantong jenazah, dengan nomor 0080 dan 0081.

“Setelah dilakukan serangkaian pemeriksaan DNA yang mendalam, kami dapat mengidentifikasi kedua kerangka tersebut,” ujar Brigjen Sumy Hastry Purwanti, kemarin (8/11/2025).

Lebih lanjut, beliau menjelaskan bahwa nomor postmortem 0080 cocok dengan data antemortem 002, sehingga kerangka tersebut teridentifikasi sebagai Reno Syahputera Dewo, anak biologis dari Bapak Muhammad Yasin.

Baca juga : Keponakan Luhut Diduga Gunakan Dana Rp80 Triliun Danantara untuk Investasi Obligasi

Sementara itu, nomor postmortem 0081 cocok dengan data antemortem 001, yang mengidentifikasi kerangka tersebut sebagai Muhammad Farhan Hamid, anak biologis dari Bapak Hamidi.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu proses identifikasi ini, termasuk pihak keluarga yang telah mengirimkan data antemortem,” tambahnya.

Proses identifikasi dilakukan dengan mengambil sampel DNA dari tulang dan gigi kedua kerangka. Setelah beberapa hari pemeriksaan, hasil tes DNA menunjukkan bahwa kedua kerangka tersebut identik dengan sampel keluarga dari dua orang yang sebelumnya dilaporkan hilang, yaitu M Farhan Hamid dan Reno Syahputeradewo.

Dengan demikian, hasil pemeriksaan tes DNA terhadap penemuan kerangka manusia di Kantor Administrasi Lantai 2 Gedung ACC telah diumumkan secara resmi oleh pihak RS Polri Kramatjati. Hasil tes ini mengkonfirmasi bahwa kedua kerangka tersebut identik dengan orang hilang yang telah dilaporkan oleh Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *