Tegal Laka Laka, Kecerdasan Umar Sulap Onderdil Bekas Jadi Replika Robot

Karyanya Tembus Pasar Internasional

robot bahan barang rongsokanok 726989374
Umar bersama replika Robot Transformer yang dibuat dari enderdil.

Satusuaraexpress.co | Tegal – Umar Mustofa, warga Desa Harjawinangun, Kecamatan Balapulang, Kabupaten Tegal, sukses mencuri perhatian berkat karyanya membuat replika robot dari onderdil bekas.

Meski bukan lulusan sekolah teknik, pria berusia 32 tahun yang merupakan alumni pondok pesantren ini mampu menciptakan meja, becak, hingga robot berukuran 2 tiga meter secara otodidak.

Umar diketahui mulai merakit robot sejak 2018, dengan menggunakan suku cadang motor dan mobil bekas seperti shockbreaker, gear, knalpot, hingga bagian mesin.

Baca juga : Gubernur DKI Lantik 59 Pejabat, Pemprov Langsung Tancap Gas Jawab Tantangan Masyarakat

Salah satu karyanya yang paling menonjol adalah robot Transformer setinggi dua meter, yang sempat dipamerkan dalam ASEAN Rural Culture Expo di Sleman, Yogyakarta, pada Juli 2023 lalu. Ia menyebut pengerjaan robot itu hanya memakan waktu sekitar setengah bulan.

Tak hanya Transformer, Umar juga memamerkan lima replika robot lainnya dalam acara tersebut. Karyanya bahkan sudah menembus pasar internasional dan sudah dipesan di berbagai negara seperti Korea Selatan (Korsel) dan Amerika Serikat (AS).

Umar pun merasa bangga karena telah membawa nama desanya hingga ke kancah internasional. Menurutnya, memamerkan hasil karyanya sangat membuatnya bahagia.

20220721 122431 scaled

“Kalau masalah hasil, itu nanti, yang penting bisa memamerkan hasil karya sendiri itu sudah bahagia, kalau nantinya ada yang mau beli robotnya dan sesuai harga, ya akan dilepas,” kata Umar.

Dilansir dari Instagram @umayrobot, setiap detail robot dikerjakan secara teliti dan penuh ketekunan. Tak hanya memikat secara visual, karya Umar juga memiliki nilai ekonomi tinggi hingga puluhan juta.

“Satu robot bisa laku sampai Rp50 juta, tergantung ukuran dan kerumitan,” ujar Umar yang kini dikenal luas di media sosial lewat akun Instagram Umay Robot.

Baca juga : Mahasiswi ITB Pembuat Meme Foto Presiden Prabowo dan Jokowi Jadi Tersangka, Hasan Nasbi : Harusnya Dibina

Dalam sebulan, Umar mampu menyelesaikan hingga empat robot besar dan pembelinya datang dari berbagai kota di Indonesia bahkan hingga luar negeri, seperti Bali hingga Korea Selatan.

Pencapaian Umar Mustofa adalah bukti nyata anak bangsa yang memiliki semangat tinggi tanpa harus melihat latar belakang seseorang.

Dengan modal keuletan, imajinasi, dan kemampuan teknis, barang-barang bekas yang sering dianggap sampah justru menjadi produk seni berharga tinggi.

Karya Umar membawa nama Desa Harjawinangun dan Kabupaten Tegal masuk ke kancah Internasional.

Bengkel yang ia bangun kini tidak hanya menjadi tempat produksi, tetapi juga destinasi inspiratif bagi mereka yang ingin melihat langsung seperti apa barang rongsokan disulap menjadi karya spektakuler.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *