Jelang May Day, Kapolda Imbau Buruh Sampaikan Aspirasi Secara Damai dan Tertib

Kapolda Metro Irjen Karyoto 10 Feb
Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Karyoto memimpin Apel pasukan Operasi Keselamatan Jaya.

Satusuaraexpress.co | Jakarta – Polda Metro Jaya menggelar rapat koordinasi pengamanan May Day Fiesta 2025 yang akan dipusatkan di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat. Rapat ini dipimpin langsung oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Karyoto di Aula Gedung Promoter dan dihadiri jajaran pejabat utama Mabes Polri, Polda sekitar, dan Pemprov DKI Jakarta.

Pejabat Mabes Polri yang hadir di antaranya Kabaintelkam Polri Komjen Syahardiantono, Astamaops Polri Irjen Akhmad Wiyagus, dan Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho. Turut serta pejabat dari Polda Metro Jaya, Jawa Barat, Banten, serta instansi terkait lainnya.

Baca juga : Katat! Mulai 2 Mei 2025 Kurikulum Wajib Militer di SMA/SMK Mulai Diterapkan

Kapolda Metro Jaya, Irjen Karyoto menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor untuk mengantisipasi potensi kerawanan dari peringatan Hari Buruh Internasional yang diprediksi diikuti puluhan ribu buruh dari Jakarta, Banten, dan Jawa Barat. Presiden RI Prabowo Subianto dijadwalkan memberikan sambutan dalam kegiatan tersebut.

“Kami imbau buruh menyampaikan aspirasi secara damai dan tertib, serta masyarakat agar mengantisipasi rekayasa lalu lintas di sekitar lokasi aksi,” ujar Irjen Karyoto, Rabu (30/4/2025).

Polda Metro Jaya juga menyiapkan Tactical Floor Game (TFG), posko pengaduan, dan call center untuk merespons kebutuhan masyarakat selama kegiatan berlangsung.

Baca juga : Ilmuwan Universitas California Klaim Temukan Warna Baru Bernama “Olo”

Astamaops Polri, Irjen Akhmad Wiyagus menekankan pendekatan pengamanan secara persuasif dan humanis, serta penempatan tim kesehatan di titik strategis. Ia menyebut penggunaan gas air mata hanya akan dilakukan dalam kondisi mendesak.

Sementara itu, Kabaintelkam, Komjen Syahardiantono menginstruksikan deteksi dini terhadap potensi penyusupan provokator. Kakorlantas Irjen Agus Suryonugroho menyampaikan, pengamanan lalu lintas dan pengawalan massa akan dilakukan sejak titik keberangkatan hingga lokasi aksi.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Sustyo Purnomo menyebut lebih dari 13 ribu personel gabungan akan dikerahkan, dibagi dalam delapan sektor. Ia juga menyoroti potensi gangguan dari kelompok anarko.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *