Catat! Mulai 2 Mei 2025 Kurikulum Wajib Militer di SMA/SMK Mulai Diterapkan

WhatsApp Image 2025 02 08 at 11.17.17
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

Satusuaraexpress.co | Jawa Barat – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, bersama TNI dan Polri akan menjalankan program pendidikan karakter bagi siswa bermasalah. Nantinya, para siswa yang terindikasi terlibat pergaulan bebas dan kriminalitas akan dimasukkan ke barak militer selama 6 bulan untuk dibina tanpa mengikuti sekolah formal.

Dedi mengatakan, program ini bertujuan agar para siswa tersebut terhindar dari perilaku negatif. Dimulai pada 2 Mei 2025 mendatang, program ini akan dilakukan secara bertahap dengan fokus awal di daerah-daerah yang dianggap siap dan rawan.

Baca juga : Cerita Mbah Tupon, Tidak Bisa Baca Tulis Kehilangan Tanah 1.655 m2 Akibat Ditipu Mafia Tanah

“Tidak harus langsung di 27 kabupaten/kota. Kita mulai dari daerah yang siap dan dianggap rawan terlebih dahulu, lalu bertahap,” kata Dedi, Selasa (29/4/2025).

Dedi menyebut, pemilihan peserta untuk dibina akan dilakukan berdasarkan kesepakatan orang tua, sekolah, dan siswa akan dijemput langsung oleh anggota TNI. Program ini dibiayai oleh Pemprov Jawa Barat dan pemerintah kabupaten/kota.

Baca juga : Polisi Menyita 4 Jenis Narkoba dari Tangan Aktor FA

Sebelumnya Dedi juga mengumumkan bahwa mulai tahun ajaran baru akan diterapkan kurikulum wajib militer di SMA/ SMK. Setiap sekolah akan didampingi pembina dari TNI atau Polri untuk membentuk karakter bela negara, menghindari tawuran, dan menumbuhkan kedisiplinan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *