Jakarta, Satusuaraexpress.co – Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Barat meminta asosiasi perusahaan dan pengusaha untuk menerapkan kerja dari rumah atau work from home (WFH).
Hal demikian dilakukan agar Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Ke-43 ASEAN yang akan berlangsung 4-7 September 2023 di Jakarta, bisa berjalan sukses.
“Yang menjadi pusat perhatian adalah pengendalian mobilitas karyawan. Di lingkungan Pemprov DKI Jakarta telah menerapkan WFH. Sementara untuk perkantoran, hotel, dan pengelola gedung bisa menerapkan WFH.” ungkap Wali Kota Jakarta Barat Uus Kuswanto melalui keterangan tertulisnya, Kamis, (25/8/2023).
Pengaturan WFH mungkin 100 persen, 80 persen atau 70 persen, itu diatur masing-masing para pelaku usaha,” Uus Kuswanto.
Uus menuturkan dengan penerapan WFH, maka pihaknya berharap pelaksanaan KTT ASEAN berlangsung dengan lancar tanpa kemacetan.
“Atas nama Pemprov DKI Jakarta, kami mohon dukungan dan partisipasi agar Kota Jakarta bisa menyelenggarakan KTT ASEAN dengan baik dan sukses,” ujarnya.
Menurut Uus dukungan masyarakat, termasuk pelaku usaha, asosiasi perkantoran, dan perhotelan menjadi indikator kesuksesan penyelenggaraan KTT ASEAN.
“Kesuksesan itu ukurannya adalah dukungan masyarakat, termasuk para pelaku usaha, asosiasi perkantoran, dan perhotelan. Saya yakin bapak ibu yang memiliki karyawannya bisa mengimbau untuk menyukseskan KTT ASEAN,” kata Uus.
Uus Kuswanto mengatakan bahwa Pemprov DKI Jakarta melalui Sekretaris Daerah telah membuat surat edaran untuk pelaku usaha dan pengelola gedung terkait partisipasi menyukseskan pelaksanaan KTT ASEAN.
“Saya yakin para pelaku usaha dan pengelola gedung sangat mendukung untuk menyukseskan KTT ASEAN. Ini menjadi kesempatan yang baik untuk kita sampaikan kepada pimpinan bahwa Jakarta layak menjadi kota yang baik,” kata Uus.













