Surabaya, Satusuaraexpress.co – Usai dikabarkan mengalami kecelakaan, Pelatih sepak bola Jawa Timur, Rudy Willian Keltjes saat ini tengah dilakukan perawatan insentif. Hal ini disampaikan Tim dokter KONI Jatim, dr Wardi Siagian.
Wardi mengatakan, lukan yang dialami Rudy Keltjes tidak parah. Selain itu, dia juga membantah jika Rudy Keltjes bukan mengalami pendarahan otak.
“Yang beredar pendarahan otak, bukan pendarahan otak, tapi pendarahan di kepala,” tutur dr Wardi Siagian saat dikonfirmasi, Sabtu (03/04/2011) sore.
Wardi menuturkan, pihaknya telah merujuk Rudy spesialis patah tulang. Pasalnya Pelatih Tim PON ini juga mengalami patah tulamg.
“Ini sudah diatasi, sekarang kami rujuk ke Mitra Keluarga Kenjeran untuk patah tulangnya, patah tulang di belikat, atasnya paru-paru sebelah kiri,” tambahnya.
Mengenai pendarahan di kepala, ia menyebut posisi pastinya di bagian kiri agak ke atas sisi belakang atas telinga. Ia juga menjelaskan kondisi luka yang dialami Rudy Keltjes tidak terlalu serius seperti yang beredar.
Luka di kepala sudah mendapat pertolongan awal di Rumah Sakit Ortopedi, Citraland sesaat setelah terjadinya kecelakaan.
“Gak apa-apa cuma pendarahan di kepala, ada masalah juga di fraktur, tulang belikat patah,” paparnya.
“Yang beredar pendarahan otak, saya juga kaget, setelah dicek ternyata pendarahan kepala sebelah kiri atas telinga,” tambah Wardi Siagian.
Bahkan, dikatakan Wardi Siagian, saat Rudy Keltjes akan dinaikkan ke atas ambulan untuk mendapat pertolongan pertama, masih bisa komunikasi secara baik dengan orang tua murid.
“Waktu masuk ambulan saya kirim videonya, dia angkat tangan dan ngobrol dengan para orang tua murid,” jelasnya.
Meski tergolong tidak parah, ia belum bisa memprediksi lama perawatan yang harus diterima Rudy Keltjes, semua tergantung hasil pemeriksaan dokter yang akan dilakukan hari ini.
“Tergantung dari fakturnya itu, perlu dioperasi atau tidak, kalau tidak dioperasi paling tidak 2 hari sudah boleh pulang”. pungkas Wardi. (*)













