Korban Gempa M7,7 NTT Meningkat Jadi 87 Jiwa, Lebih dari 150 Ribu Warga Mengungsi

Evakuasi ibu hamil gempa NTT 5

Satusuaraexpress.co | Kupang — Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merilis data terbaru per Sabtu, 22 Agustus 2026, yang menyebutkan jumlah korban meninggal dunia akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang melanda Nusa Tenggara Timur (NTT) kini mencapai 87 jiwa. Angka ini terus bertambah seiring berjalannya waktu, di tengah gempa susulan yang tak kunjung berhenti dan upaya pencarian korban yang masih berlangsung di berbagai pelosok wilayah.

Berdasarkan data yang disampaikan Pelaksana Tugas Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan dalam konferensi pers yang disiarkan secara daring, sebaran korban jiwa tersebar di tujuh kabupaten di NTT. Kabupaten Manggarai mencatat jumlah korban terbanyak, yakni 31 jiwa, disusul Manggarai Timur dengan 30 jiwa. Sementara itu, Kabupaten Sikka mencatat 9 korban meninggal, Nagekeo 13 jiwa, Ngada 4 jiwa, Ende 2 jiwa, dan Manggarai Barat 1 jiwa.

Tak hanya korban jiwa, gempa dahsyat itu juga meninggalkan jejak luka pada ribuan warga lainnya. Sebanyak 1.298 orang dilaporkan mengalami luka-luka, di mana 336 di antaranya menderita luka berat dan membutuhkan penanganan medis segera.

Gempa utama yang mengguncang wilayah itu pada 15 Agustus lalu disusul oleh ribuan kali gempa susulan yang terus berlanjut hingga kini. Hingga Sabtu ini, tercatat sudah terjadi 5.012 kali gempa susulan. Fenomena ini membuat warga semakin takut kembali ke rumah masing-masing, sehingga jumlah pengungsi melonjak tajam. Dari angka sekitar 130 ribu orang pada hari sebelumnya, kini tercatat sebanyak 150.576 jiwa terpaksa mengungsi di berbagai posko pengungsian yang tersebar di seluruh wilayah NTT.

Baca jugaGempa M7,7 NTT: Korban Meninggal Bertambah Menjadi 71 Orang, Ratusan Ton Bantuan Disalurkan

“Saat ini karena banyaknya gempa susulan, pengungsi juga bertambah dari angka yang kemarin 130-an ribu sekarang sudah mencapai 150.576 jiwa,” ujar Berton, menggambarkan situasi yang semakin memburuk bagi para penyintas.

Pemerintah terus berupaya memenuhi kebutuhan dasar para pengungsi. Hingga saat ini, distribusi bantuan logistik telah mencapai 954 ton melalui 68 sorti penerbangan. Pada hari Sabtu saja, sebanyak 147 ton bantuan dikirim melalui 10 sorti penerbangan 70 ton menuju Bandara Komodo, Labuan Bajo, dan 77 ton menuju Bandara Frans Seda, Maumere.

Evakuasi ibu hamil gempa NTT 2

Dari kedua titik utama tersebut, bantuan kemudian diangkut ke posko-posko kabupaten, bahkan dikirim langsung menggunakan helikopter ke wilayah-wilayah terpencil seperti Pulau Palu’e yang sulit dijangkau melalui darat maupun laut.

Untuk penanganan medis, pemerintah telah mengerahkan kapal bantuan rumah sakit milik TNI Angkatan Laut, KRI Dr. Soeharso 990, yang kini telah bersandar di Pelabuhan Reo, Kabupaten Manggarai Barat. Kapal ini menjadi penopang utama penanganan pasien luka berat yang membutuhkan tindakan operasi dan perawatan intensif, mengingat fasilitas kesehatan di daratan banyak yang ikut rusak akibat gempa.

Baca jugaDompet Dhuafa Gerak Cepat Bantu Korban Gempa NTT, Siap Mendampingi Hingga Dua Tahun

Di tengah masa tanggap darurat yang masih berlangsung, pemerintah juga mulai menyiapkan skema bantuan bagi warga yang rumahnya rusak. Berton menjelaskan bahwa dana stimulan akan diberikan sesuai tingkat kerusakan bangunan: rumah rusak ringan akan mendapat bantuan Rp 15 juta, sedangkan rumah rusak sedang mendapat Rp 30 juta. Verifikasi data kerusakan bangunan direncanakan akan dilakukan dalam dua hingga tiga minggu ke depan, setelah masa tanggap darurat dinilai cukup terkendali.

“Kami memastikan pemenuhan kebutuhan dasar warga terdampak bencana menjadi prioritas,” tandas Berton.

Seluruh personel gabungan, tim medis, dan relawan tetap bersiaga penuh di lapangan, memastikan pelayanan kesehatan, sanitasi, serta distribusi bantuan terus berjalan di tengah situasi yang masih penuh ketidakpastian akibat gempa susulan yang terus berdentang di bumi Flores.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *