JPO GOR Ciracas Dikembangkan, Hadirkan Infrastruktur Aman, Inklusif, dan Bernuansa Budaya

66f3bf77946e30abf6b0fb132d8d39f3
JPO GOR Ciracas Dikembangkan, Hadirkan Infrastruktur Aman, Inklusif, dan Bernuansa Budaya.

Satusuaraexpress.co | Jakarta – Dinas Bina Marga Provinsi DKI Jakarta terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan infrastruktur publik yang tidak hanya fungsional, namun juga aman, inklusif, dan sarat nilai budaya. Salah satu wujud nyata upaya tersebut adalah pembangunan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) GOR Ciracas yang terletak di Jalan Raya Bogor, kawasan Ciracas, Jakarta Timur.

Dijadwalkan rampung pada Desember 2026, jembatan ini dirancang secara khusus untuk memberikan kemudahan sekaligus jaminan keamanan bagi masyarakat saat menyeberang jalan. Lebih dari sekadar sarana penyeberangan, JPO ini juga disiapkan untuk mempertegas identitas kawasan GOR Ciracas melalui perpaduan konsep desain yang sporty dengan sentuhan khas budaya Betawi.

Secara teknis, JPO GOR Ciracas memiliki panjang bentang mencapai 23 meter, lebar 3 meter, dan tinggi 5,2 meter. Fasilitas ini dilengkapi dengan beragam fitur penunjang kenyamanan dan keamanan, mulai dari lift yang menjamin aksesibilitas tanpa hambatan bagi penyandang disabilitas, ibu hamil, lansia, serta anak-anak, hingga pemasangan kamera pengawas (CCTV) dan lampu artistik.

Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Utilitas Kota Dinas Bina Marga Provinsi DKI Jakarta, Imam Adi Nugraha, menjelaskan pembangunan ini merupakan bagian dari upaya menghadirkan infrastruktur yang tidak hanya mengutamakan kegunaan, namun juga memiliki nilai yang melekat dengan identitas daerah.

Baca jugaCegah Insiden Terulang, Dishub DKI Perkuat Mitigasi JPO dan Pengawasan Angkutan Barang

“JPO GOR Ciracas dirancang agar menjadi fasilitas publik yang aman, nyaman, dan inklusif. Melalui konsep sporty yang dipadukan dengan sentuhan budaya Betawi, kami ingin menghadirkan infrastruktur yang mampu memperkuat karakter kawasan sekaligus memberikan pengalaman yang lebih baik bagi masyarakat,” ujar Imam, Rabu (29/7/2026).

Keberadaan lift menjadi salah satu perhatian utama dalam pembangunan ini, guna memastikan seluruh lapisan masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas secara setara tanpa terkendala keterbatasan fisik. Sementara pemasangan CCTV dan lampu artistik difungsikan guna meningkatkan rasa aman pengguna sekaligus memperindah wajah kawasan di sepanjang Jalan Raya Bogor.

Imam berharap kehadiran JPO ini nantinya mampu menekan risiko kecelakaan lalu lintas yang kerap terjadi akibat aktivitas penyeberangan di jalan tersebut yang memiliki volume kendaraan cukup padat.

“Kami juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut mendukung proses pembangunan ini, sebagai wujud kerja sama mewujudkan Jakarta yang semakin aman, nyaman, inklusif, dan berdaya saing melalui penyediaan infrastruktur berkualitas,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *