Kebakaran Melanda Kawasan Pergudangan Miami: Ratusan Petugas Berjuang Jinakkan Kobaran Api

354b1900a9b138437b3de532ffb0d39a
Kebakaran Melanda Kawasan Pergudangan Miami: Ratusan Petugas Berjuang Jinakkan Kobaran Api.

Satusuaraexpress.co | Jakarta — Kawasan Pergudangan Miami di Jalan Kamal Raya, RT 01 RW 01 Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat, ludes dilalap si jago merah, pada Senin (11/5) malam. Suara ledakan yang menggema berkali-kali memecah keheningan malam, disusul munculnya kepulan asap tebal yang naik tinggi menembus langit, menandakan terjadinya peristiwa kebakaran yang meluas dan mengancam.

Berdasarkan keterangan Syaiful Kahfi, Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Barat, kabar mengenai kejadian ini pertama kali diterima dari warga sekitar pada pukul 20.06 WIB. Segera setelah laporan masuk, tim bertindak cepat dan mengerahkan kekuatan besar: sebanyak 24 unit mobil pemadam kebakaran dan 120 orang petugas dikerahkan menuju lokasi untuk menanggulangi bahaya yang sedang terjadi.

“Menurut keterangan saksi mata, sekitar pukul 20.00 WIB, terdengar lima kali suara ledakan yang kuat berasal dari arah gudang penyimpanan freon, yang letaknya tidak jauh dari bangunan kamar mandi, ” kata Syaiful, Selasa (12/5/2026).

Tak lama setelah itu, lanjut Syaiful, asap kelabu mulai keluar dari celah-celah bangunan, dan dalam waktu singkat, lidah api yang menyala terang dan membesar telah berkobar dengan hebat, menjilat bagian-bagian bangunan dan menyebarkan rasa takut kepada siapa saja yang melihatnya. Tanpa menunggu lebih lama, saksi segera melaporkan kejadian tersebut kepada petugas penanggulangan kebakaran terdekat.

Baca jugaPolisi Selidiki Kebakaran Rumah Anggota BPK Haerul Saleh, Ruang Kerja Lantai Empat Terbakar Parah

Ketika pasukan tiba di lokasi, pemandangan yang menyambut mata sungguh memprihatinkan. Api telah berkobar dengan ganas, nyala merahnya memancarkan panas yang terasa hingga jarak yang cukup jauh, dan kobaran itu pun telah merembet hingga menjangkau empat bangunan gudang yang berbeda. Ratusan petugas segera turun tangan, bergerak dengan teratur dan sigap di tengah asap yang menyelimuti kawasan, bunyi suara pompa air, serta gemuruh kobaran api.

“Petugas berjibaku, bekerja sama berusaha membatasi penyebaran api serta meredam kekuatannya agar tidak merusak bangunan lain di sekitarnya, ” ujarnya.

Untuk memaksimalkan upaya pemadaman, tim juga memanfaatkan aliran air dari Kali Semongol yang lokasinya tidak jauh dari tempat kejadian, menjadi sumber pendukung yang penting di tengah upaya berat yang sedang dijalani. Perjuangan panjang dan melelahkan akhirnya membuahkan hasil. Setelah berjuang selama lebih dari lima jam melawan kekuatan api yang tidak kenal ampun, kobaran api akhirnya berhasil dikuasai dan dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 01.30 WIB.

Baca jugaDi Pengadilan, Dirut PT Terra Drone Akui Tak Tahu Penyebab Utama Kebakaran yang Menewaskan 22 Orang

Kejadian ini menyebabkan kerusakan pada empat bangunan gudang, masing-masing digunakan sebagai tempat penyimpanan bahan plastik, kotak kardus, bahan freon, dan karpet. Luas wilayah yang terkena dampak kebakaran mencapai 1.000 meter persegi, meninggalkan puing-puing dan sisa-sisa bangunan yang hangus serta hitam terbakar.

“Dugaan sementara kebakaran dipicu oleh hubungan arus pendek listrik yang terjadi pada mesin produksi yang ada di dalam gudang penyimpanan freon. Hingga saat ini, jumlah kerugian materi yang timbul akibat kebakaran tersebut belum dapat ditaksir secara pasti, dan masih diperlukan pemeriksaan serta peninjauan lebih lanjut untuk mengetahui dampak keseluruhannya, ” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *