Suara Aspirasi Warga Kampung Centiga di Lokasi Proyek Urugan Pulau Intan

IMG 20260505 WA0009
Suara Aspirasi Warga Kampung Cintiga di Lokasi Proyek Urugan Pulau Intan.

Satusuaraexpress.co | Jakarta — Suasana di sekitar lokasi proyek urugan Pulau Intan menjadi ramai pada Selasa sore ini. Sejumlah warga dari RT 001/RW 01, Kampung Centiga, datang bersama-sama ke tempat tersebut dengan maksud menyampaikan aspirasi yang sudah lama mereka rasakan. Langkah ini diambil sebagai bentuk keluhan langsung sekaligus dorongan agar persoalan banjir yang kerap melanda lingkungan mereka segera mendapat solusi nyata dan berkelanjutan.

Di tengah area proyek yang masih terlihat aktif, warga berkumpul dengan wajah penuh kekhawatiran. Mereka menceritakan betapa kondisi banjir di kampung itu kini terasa semakin parah dan sering terjadi, berbeda dengan keadaan sebelum proyek urugan dimulai.

Menurut mereka, perubahan aliran air di sekitar kawasan yang terjadi seiring berjalannya kegiatan pembangunan dianggap sebagai salah satu penyebab utama masalah ini.

Baca jugaProyek Urugan Pulau Intan Picu Jalan Licin di Kembangan, Pengendara Motor Nyaris Tergelincir

“Setiap kali hujan turun, air naik dengan sangat cepat. Rasanya seperti tidak ada tempat bagi air untuk mengalir dengan lancar. Kami khawatir sekali ada pengaruh langsung dari aktivitas di sini, karena sebelumnya, meskipun hujan deras sekalipun, kondisinya tidak separah ini,” ujar salah satu warga yang hadir, dengan nada bicara yang menyiratkan keprihatinan mendalam.

Perwakilan warga lainnya juga menambahkan bahwa dampak banjir kini sudah meluas, tidak hanya merendam jalan-jalan utama yang menjadi akses harian, tetapi juga mulai masuk ke area permukiman penduduk.

Video terkait :

Air yang masuk ke rumah-rumah tidak hanya mengganggu kenyamanan istirahat dan kegiatan sehari-hari, tetapi juga menimbulkan rasa takut akan keselamatan diri maupun barang milik mereka.

“Kami sebenarnya tidak menolak pembangunan yang dilakukan di sini, karena kami sadar hal itu bisa membawa kemajuan. Namun, kami minta dengan tulus agar dampak yang dirasakan lingkungan kami juga diperhatikan dengan serius. Jangan sampai pembangunan ini justru membuat kami yang terus-menerus dirugikan dan hidup dalam kekhawatiran,” ungkapnya tegas namun tetap santun.

Baca juga Pengawasan Lemah, Pemilik Toko Leluasa Transaksi Jual Beli Obat Terlarang di Wilayah Kembangan

Dalam kesempatan tersebut, warga juga menekankan perlunya langkah-langkah nyata dan terukur untuk mengatasi persoalan ini. Mereka menyebutkan beberapa hal yang dianggap mendesak, mulai dari perbaikan saluran air yang rusak atau tersumbat, hingga penataan ulang sistem drainase yang dinilai sudah tidak lagi berfungsi dengan optimal untuk menampung aliran air hujan.

Semua aspirasi yang disampaikan secara langsung di depan lokasi proyek itu diharapkan dapat menjadi perhatian utama bagi pihak terkait, baik pengelola proyek maupun pemerintah setempat.

Warga sangat berharap agar penanganan masalah banjir di Kampung Centiga dapat segera dilaksanakan, baik melalui solusi jangka pendek untuk mengurangi dampak seketika, maupun solusi jangka panjang yang menjamin lingkungan mereka kembali aman, bersih, dan nyaman untuk ditinggali oleh generasi sekarang maupun mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *