Penguatan Birokrasi: Pramono Anung Lantik 11 Pejabat Eselon II Pemprov DKI

IMG 20260415 WA0011
Penguatan Birokrasi: Pramono Anung Lantik 11 Pejabat Eselon II Pemprov DKI.

Satusuaraexpress.co | Jakarta — Gubernur Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta, Pramono Anung, secara resmi melantik sebelas Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama atau Eselon II di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Acara pelantikan berlangsung khidmat di Balai Agung, Balai Kota DKI Jakarta, pada Rabu (15/4/2026).

Pelantikan ini menjadi langkah strategis dalam upaya penguatan struktur birokrasi. Hal ini dilakukan guna mempersiapkan Jakarta menghadapi berbagai tantangan sebagai kota global sekaligus menjadi pusat roda perekonomian nasional.

Dasar hukum pelantikan ini tertuang dalam Keputusan Gubernur DKI Jakarta Nomor 385 sampai dengan 388 Tahun 2026 tentang Pengangkatan, Pemindahan, dan Pemberhentian Dalam dan Dari Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama. Surat keputusan tersebut telah ditetapkan pada tanggal 14 April 2026, sehari sebelum pelaksanaan pelantikan.

Dalam sambutannya, Gubernur Pramono Anung memberikan ucapan selamat sekaligus menekankan bobot tanggung jawab yang diemban oleh para pejabat baru.

“Secara khusus saya ingin mengucapkan selamat kepada saudara-saudara yang baru saja dilantik dan ini merupakan tanggung jawab yang besar,” ujar Pramono.

Baca jugaPerombakan Pejabat Pemprov DKI: Syafrin Liputo Akan Dilantik Jadi Walikota Jaksel, Budi Awaludin Pimpin Dishub

Ia menjelaskan bahwa penunjukan nama-nama ini bukan dilakukan secara instan, melainkan melalui proses pertimbangan yang sangat matang selama tiga pekan. Proses seleksi tersebut mengedepankan prinsip sistem manajemen talenta untuk memastikan orang yang tepat berada di posisi yang tepat.

“Kami bertiga berkomunikasi, berdiskusi untuk menentukan nama-nama tadi dan kemudian menggunakan manajemen talenta karena ini kewenangan yang dimiliki oleh Gubernur Provinsi DKI Jakarta,” ungkapnya.

Pramono berpesan agar seluruh pejabat yang dilantik dapat bekerja secara maksimal, menjunjung tinggi integritas, dedikasi, loyalitas, serta transparansi dalam mengabdi kepada masyarakat dan Pemprov DKI.

Salah satu hal yang menjadi sorotan dalam pelantikan ini adalah penetapan waktu efektif mulai bertugas yang tidak seragam. Hal ini diatur secara spesifik dalam surat keputusan masing-masing.

Secara rinci, masa jabatan tiga orang pejabat mulai berlaku efektif pada hari pelantikan. Sementara itu, empat pejabat lainnya baru akan mulai bertugas pada 1 Juni 2026, dan tiga pejabat sisanya berlaku mulai 1 Agustus 2026. Satu pejabat lainnya menunggu penerbitan SK khusus terkait pengangkatan sebagai Pejabat Fungsional Utama.

Baca jugaJK Minta Gibran Rabuming Raka Turun dari Jabatan Wali Kota Solo, Gibran: Masih Lama Pelantikannya

Dengan pelantikan ini, Pramono Anung memastikan bahwa tidak ada lagi jabatan strategis yang diisi oleh Pelaksana Tugas (Plt). Ia menegaskan bahwa ini adalah pelantikan terakhir dan para pejabat akan menjabat sesuai waktu yang telah ditetapkan.

“Pelantikan dilakukan pada hari ini, sedangkan nantinya sudah tidak ada pelantikan lagi. Mereka akan menjabat sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan dalam surat keputusan,” tegasnya.

Lebih jauh, Gubernur juga mengingatkan tentang tantangan berat yang harus dihadapi ke depan, mulai dari dinamika dampak geopolitik global hingga fenomena alam seperti El Nino yang berpotensi menyebabkan musim kemarau panjang. Oleh karena itu, sinergi dan kerja kolektif menjadi kunci utama.

“Untuk itu, kerja kolektif, kerja bersama, orkestrasi yang akan dipimpin oleh saya dan Pak Wagub yang akan mengarahkan kepada saudara-saudara sekalian,” tandas Pramono.

Berikut adalah daftar lengkap kesebelas pejabat yang dilantik beserta jabatannya:

1. Syafrin Liputo sebagai Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan
2. Budi Awaludin sebagai Kepala Dinas Perhubungan
3. Marulina Dewi Mutiara sebagai Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik
4. Dudi Gardesi Asikin sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup
5. Marulitua sebagai Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)
6. Tona Hutauruk sebagai Kepala Biro Kerja Sama Daerah Setda
7. Purwanti Suryandari sebagai Wakil Kepala Dinas Lingkungan Hidup
8. Asep Kuswanto sebagai Asisten Deputi Gubernur Bidang Tata Ruang
9. Ali Murthadho sebagai Wakil Wali Kota Administrasi Jakarta Barat
10. Firmanudin sebagai Wakil Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan
11. Imron sebagai Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Barat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *