Perumda Pasar Jaya Maksimalkan Penanganan Sampah di Pasar Induk Kramat Jati

IMG 20260411 WA0000
Perumda Pasar Jaya Maksimalkan Penanganan Sampah di Pasar Induk Kramat Jati.

Satusuaraexpress.co | Jakarta — Suasana di area Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, kini semakin tertata dan bersih berkat upaya maksimal yang dilakukan oleh Perumda Pasar Jaya. Langkah serius ini diambil sebagai tindak lanjut komitmen perusahaan dalam menjaga kebersihan serta kenyamanan lingkungan pasar bagi seluruh masyarakat.

Upaya penanganan tumpukan sampah ini dilaksanakan secara intensif dan berkelanjutan sebagai bentuk pelayanan prima, khususnya bagi para pedagang dan pengunjung yang beraktivitas setiap hari. Dalam kurun waktu 2 hingga 10 April 2026, tercatat mobilisasi yang sangat signifikan.

Perumda Pasar Jaya mengerahkan total 212 unit tronton dan 16 unit truk tipper. Jumlah tersebut menghasilkan capaian hingga 228 rit perjalanan pengangkutan sampah yang dilakukan setiap harinya.

Kegiatan angkut sampah ini masih terus berlangsung guna memastikan tidak ada penumpukan yang mengganggu aktivitas pasar. Tidak bekerja sendiri, Perumda Pasar Jaya juga menjalin kolaborasi erat dengan Dinas Lingkungan Hidup (LH) DKI Jakarta.

Baca jugaPansus Pengelolaan Sampah DPRD DKI Resmi Terbentuk, Targetkan Jakarta Bersih 2030

Sinergi ini dilakukan untuk memastikan proses pengangkutan dan pengelolaan sampah berjalan efektif, efisien, dan tepat waktu, terutama dalam menghadapi lonjakan volume sampah saat periode aktivitas pasar sedang tinggi-tingginya.

Direktur Utama Perumda Pasar Jaya, Agus Himawan, menegaskan bahwa upaya fisik ini merupakan wujud nyata dari dedikasi perusahaan menciptakan pasar yang bersih, sehat, dan nyaman.

“Selain pengangkutan rutin yang kami perkuat, Perumda Pasar Jaya juga terus mengedukasi pedagang dan pengunjung untuk bersama-sama menjaga kebersihan serta mengelola sampah dengan lebih bijak,” ujar Agus Himawan saat ditemui, Jumat (11/4/2026).

Baca jugaSudin LH Jaktim Kerahkan 25 Armada Perbantuan Tangani Sampah di Pasar Induk Kramat Jati

Menatap masa depan, perusahaan tidak hanya berfokus pada solusi jangka pendek. Sebagai langkah strategis jangka panjang, saat ini tengah dilakukan uji coba penerapan teknologi thermal hydrolysis. Selain itu, dikembangkan juga sistem inovatif bernama MASARO atau Manajemen Sampah Zero. Sistem ini dirancang untuk mengolah sampah langsung dari sumbernya.

Dengan adanya teknologi dan sistem baru ini, diharapkan volume sampah yang harus diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bantar Gebang, Bekasi, dapat berkurang drastis. Lebih dari itu, inisiatif ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem pengelolaan sampah yang jauh lebih berkelanjutan.

“Dengan langkah-langkah ini, kami berharap Pasar Induk Kramat Jati dapat menjadi contoh pasar yang tak hanya produktif secara ekonomi, tapi juga memiliki standar kebersihan yang tinggi, sehingga memberikan kenyamanan optimal bagi seluruh masyarakat,” pungkas Agus Himawan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *