Posting DPO Kasus Penganiayaan di Instagram, Polres Jakbar Dapat Respon Tak Terduga dari Netizen

Screenshot 20260402 090057 1
Posting DPO Kasus Penganiayaan di Instagram, Polres Jakbar Dapat Respon Tak Terduga dari Netizen.

Satusuaraexpress.co | Jakarta — Belum lama ini, Polres Metro Jakarta Barat menerbitkan Daftar Pencarian Orang (DPO) melalui akun Instagram resmi mereka @polres_jakbar pada hari Senin, 9 Maret 2026. Dalam postingan tersebut, diumumkan identitas orang yang dicari yakni bernama Geovan Salvin Widjaja.

Biasanya, pengumuman DPO semacam ini diharapkan akan mendapatkan dukungan dari masyarakat untuk membantu menemukan orang yang dicari. Namun, kali ini hal yang terjadi justru berbeda. Postingan pengumuman DPO tersebut tidak mendapatkan respons positif seperti yang diharapkan, melainkan komentar-komentar dari netizen yang menggelitik dan menyampaikan keluhan.

Salah satu komentar yang menarik perhatian berasal dari pemilik akun @ginanjaryogie_, yang menulis dengan gaya yang penuh dengan unsur sindiran lewat daftar persyaratan yang dibuat-buat: “Saya bantu pak, tolong siapkan surat laporan dari RT RW setempat, surat tanda tidak mampu, fotokopi KTP, kk, NPWP, bdsm, lgbtq, pltn, bnpktidabrptu (tangkap 3 lengkap dengan legalisiran kelurahan), akan kami respon selambat lambatnya dalam 360 x 72 jam”.

IMG 20260402 WA0002

Tak hanya itu, akun @byovhifirsty juga memberikan komentar yang penuh emosi, mengungkapkan pengalaman pribadi yang dianggap tidak memuaskan dalam proses melaporkan kejadian ke polisi: “Idih ? GUA KEMALINGAN PAS WEDDING ! LANGSUNG LAPOR KE KANTOR ELU PADA , DISURUH BIKIN LAPORAN, DISURUH MINTA DAN KUMPULIN CCTV SENDIRI , DISURUH NGUBEK2 ICLOUD SENDIRI , DISURUH CARI MALINGNYA SENDIRIIIIII, GILAAAK KAAAAUUUU”.

Komentar-komentar tersebut menunjukkan adanya keluhan tersembunyi dari sebagian masyarakat terkait dengan proses pelayanan atau prosedur yang dianggap rumit dan memberatkan ketika mereka ingin melaporkan suatu kejadian ke institusi kepolisian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *