Satusuaraexpress.co | Jakarta— Como 1907, klub sepak bola asal Italia yang kini bersinar di Serie A, mengeluarkan pernyataan resmi melalui media sosial pada hari Kamis, 19 Maret 2026, untuk menyampaikan rasa dukacita mendalam atas meninggalnya Michael Bambang Hartono.
Dalam unggahannya, klub tersebut menyatakan, “Como 1907 sangat khawatir atas meninggalnya Michael Bambang Hartono.”
Selain mengutarakan duka, pihak klub juga menyampaikan belasungkawa yang tulus kepada keluarga Hartono dan seluruh jajaran Grup Djarum.
“Kami menyampaikan belasungkawa yang tulus kepada keluarga Hartono dan seluruh jajaran Grup Djarum,” demikian bagian dari pernyataan yang dipublikasikan akun resmi @Como_1907.
Baca juga : Krisis Politik Iran-Israel-AS Berdampak Langsung ke Dunia Sepak Bola Iran
Klub yang berbasis di Kota Como itu juga mengungkapkan rasa terima kasih mendalam atas kepemimpinan yang diberikan Bambang Hartono.
“Di bawah kepemimpinan beliau, klub ini telah memasuki babak baru dalam sejarahnya, dan kami mengenangnya dengan rasa terima kasih dan rasa hormat,” lanjut pernyataan klub Serie A tersebut.
Perjalanan Bambang Hartono bersama Como 1907 dimulai pada tahun 2019, ketika Grup Djarum mengakuisisi klub yang saat itu masih bermain di level Serie D.
Di bawah kepemilikannya, klub ini menunjukkan perkembangan yang luar biasa dan berhasil naik kelas secara berturut-turut hingga akhirnya menjadi salah satu tim yang diperhitungkan di Serie A. Bahkan, bersama saudaranya Robert Hartono, Bambang Hartono pernah disebut sebagai pemilik klub terkaya di Italia.
Baca juga : Tiga Pemain Sepak Bola Naturalisasi Resmi Jadi WNI, Kekuatan Timnas Indonesia Semakin Kokoh
Menurut laporan Forbes pada tahun 2022, kedua bersaudara ini memiliki kekayaan yang luar biasa, dengan perkiraan penghasilan hingga 4 juta Euro per jam, melampaui beberapa pemilik klub besar lainnya seperti Silvio Berlusconi (Monza) dan Dan Friedkin (AS Roma).
Kini, di bawah bimbingan pelatih Cesc Fabregas dan dengan pemain berbakat seperti Nico Paz, Como 1907 menunjukkan performa yang mengesankan. Pada musim ini, klub sementara tersebut berada di peringkat empat klasemen Liga Italia dan memiliki peluang nyata untuk lolos ke Liga Champions.
Keberhasilan ini tidak hanya menjadi prestasi bagi klub, tetapi juga membuktikan bahwa Bambang Hartono adalah seorang pengusaha ulung yang mampu membawa perubahan besar bagi sebuah institusi sepak bola.













